Tanggul Sungai Cino di Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten, jebol setelah volume air sungai meningkat, Selasa (14/11/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos) Tanggul Sungai Cino di Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten, jebol setelah volume air sungai meningkat, Selasa (14/11/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Rabu, 15 November 2017 19:35 WIB Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos Klaten Share :

BANJIR KLATEN
Tanggul Sungai Cino Jebol Bikin 1 Ha Sawah Terendam Air

Sekitar 1 hektare sawah di Cawas, Klaten, terendam air akibat tanggul Sungai Cino jebol.

Solopos.com, KLATEN — Tanggul nonpermanen Sungai Cino di Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten, jebol pada Selasa (14/11/2017) malam. Akibatnya, lahan pertanian seluas 1 hektare terendam air sungai.

Camat Cawas, M. Nasir, mengatakan tanggul jebol sekitar pukul 20.00 WIB. Panjangnya sekitar 5 meter. “Di Cawas tidak hujan. Namun, volume air itu meningkat karena di wilayah barat hujan deras hingga tanggul sungai tidak mampu menahan banyaknya air. Selain ke sawah, luapan air sungai juga sempat masuk ke permukiman di Desa Gombang namun hanya di jalan kampung,” kata Nasir, Rabu (15/11/2017).

Nasir menjelaskan banyaknya air yang tertahan di wilayah Pogung salah satunya lantaran sampah yang menumpuk terbawa arus sungai. Selain itu, adanya bangunan permanen di pintu air wilayah Desa Soka, Kecamatan Karangdowo, membuat aliran air tak lancar.

“Sebenarnya persoalan itu sudah lama. Tahun lalu juga sudah ada pembicaraan dan bangunan permanen yang dibuat warga itu akan dibongkar karena masuk bangunan ilegal. Namun, memang belum dibongkar hingga kejadian kemarin,” ungkapnya.

Nasir menjelaskan tanggul yang jebol sudah ditutup kembali oleh warga dibantu sukarelawan, TNI, dan Polri menggunakan karung berisi pasir bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Bangunan permanen di pintu air wilayah Desa Soka mulai dibongkar agar tak menghambat aliran air.

Sementara itu, BBWSBS mengoperasikan satu unit ekskavator di Sungai Cino guna menyingkirkan tumpukan sampah agar luapan air sungai tak lagi terjadi. Salah satu perangkat Desa Pogung, Sadiman, mengatakan setiap musim hujan air Sungai Cino kerap meluap hingga menggenangi sawah di desanya.

“Penyebabnya ya masalah sampah itu banyak sehingga aliran air sungai hingga wilayah Soka kurang lancar,” kata dia.

Terkait jebolnya tanggul Sungai Cino, Sadiman menuturkan sawah seluas 1 ha yang baru ditanami padi terendam luapan sungai. Kerugian diperkirakan hampir mencapai Rp10 juta.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Mantu Berasa Komunikasi Budaya

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (10/11/2017). Esai ini karya Prilani, pengajar Ilmu Komunikasi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur. Solopos.com, SOLO–Mantu adalah prosesi ritual para orang tua melepas masa lajang anak-anak mereka. Peristiwa sakral…