Ilustrasi Youtube. (JIBI/Reuters) Ilustrasi Youtube. (JIBI/Reuters)
Selasa, 14 November 2017 15:10 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Internet Share :

Youtube Hapus Puluhan Ribu Video Propaganda Ekstrimis

Youtube menghapus konten bikinan Anwar al-Awlaki.

Solopos.com, NEW YORK – Youtube melakukan bersih-bersih pada layanannya. Berdasarkan laporan The New York Times, anak usaha Google itu telah menghapus puluhan video ekstremis yang berasal dari Anwar al-Awlaki.

Anwar al-Awlaki adalah tokoh ekstremis yang memanfaatkan YouTube untuk melakukan propaganda untuk melawan Amerika Serikat, dan membantu serangan teror di seluruh dunia.? Ia sendiri telah tewas pada 2011 di tangan militer AS.

Google sebenarnya telah menghapus ratusan video al-Awlaki pada 2010. Tapi ia kembali mengunggah puluhan ribu video lainnya di tahun-tahun berikutnya.

Video yang diunggah al-Awlaki dikatakan menjadi bibit penyebaran teror seperti di Fort Hood, Marathon Boston, San Bernardino, Orlando, dan Florida.

Berdasarkan catatan Times, di awal musim gugur ini setidaknya ada 70.000 video yang berkaitan dengan al-Awlaki bisa diakses di Youtube. Tapi kini hanya tersisa 18.600.

Dilansir The Verge, Senin (13/11/2017), Youtube dan media sosial lainnya mendapatkan tekanan yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Mereka dituntut untuk membatasi video yang mendukung kekerasan dan aksi ekstremis lainnya.

Dengan dihapusnya video ekstremis di YouTube, beberapa pihak berharap bibit ekstremis dapat ditekan. Selain itu mereka juga menoyoroti hal serupa di layanan lainnya seperti YouTube, DailyMotion, dan lainnya.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…