Volkswagen yang dijadikan lucky draw JVWF 2017 saat di release kepada media di Hotel Innside Melia, Depok, Sleman, Senin (13/11/2017). (Harian Jogja/Gigih M. Hanafi) Volkswagen yang dijadikan lucky draw JVWF 2017 saat di release kepada media di Hotel Innside Melia, Depok, Sleman, Senin (13/11/2017). (Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)
Selasa, 14 November 2017 10:55 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

VW Kodok Edisi Terbatas untuk Hadiah di JVWF 2017

Nantinya mobil edisi terbatas itu diundi di Jogja Expo Center, Minggu (19/11/2017)

Solopos.com, JOGJA-Jogja Volkswagen Festival (JVWF) 2017 Kembali hadir di DIY Jumat mendatang. Dengan mengusung tema From Jogja to the World, JVWF 2017 akan berikan hadiah utama berupa Mobil Volkswagen (VW) Beetle 67 edisi terbatas.

Mobil VW Beetle yang telah berumur 50 tahun itu adalah hasil garapan enam bengkel VW yang berada di DIY. Adapun keenam bengkel itu berada di bawah naungan Volkswagen Club Yogyakarta (VCY). Nantinya mobil itu diundi di Jogja Expo Center, Minggu (19/11/2017).

Koordinator Lucky Draw Anton Sadewa mengatakan, mobil itu dipilih karena menjadi salah satu mobil identik dalam keluaran Volkswagen. Terlebih mobil yang dicat bewarna Royal Blue itu adalah keluaran terbatas. “Untuk VW Beetle edisi 67 itu memang identik, jadi kami pilih,” jelas dia di pelataran Hotel Innside bersama VW 67 itu, Senin (13/11/2017).

Anton mengatakan, perbedaan VW Beetle 67 dengan VW lainnya ialah dalam sepatbor, gagang pintu, dan kaca spion luar. Di mana Volkswagen sengaja mengeluarkan desain berbeda pada mobil itu karena menjadi pembeda dari desain lama ke desain baru. “Jadi itu bisa dibilang perkawinan, sepatbornya dari model lama tapi lampunya diambil dari model baru,” ujarnya.

Tidak ingin menghilangkan bentuk asli dari mobil langka itu, JVWF memilih mendadani mobil itu dengan gaya Can Look alias California Look. Gaya itu dipilih karena tidak mengurangi bentuk mobil. Adapun riasan hanya diberikan pada warna saja, warna Royal Blue.

“Untuk Can Look di Amerika seperti itu sudah biasa digunakan, Di mana body luar standar, tapi di dalam [Mesin] torsi lebih dari standar, bahkan bisa dari 2.000 untuk cc, dan untuk ini [Mobil Hadiah] 1.800 cc,” jelasnya.

Anton mengungkapkan, untuk memperbaiki sekaligus mendandani mobil yang memiliki nama jalanan mobil kodok itu setidaknya Rp100 juta telah dikeluarkan Keluarga Besar VCY. “Sekitar tiga bulan pengerjaan, sekitar seratus jutalah,” jelasnya.

JVWF sendiri rencananya akan dibuka pada Jumat (17/11/2017). Selama tiga hari contest itu akan memakai seluruh area di Jogja Expo Centeryaitu Jumat hingga Minggu mendatang. Ketua Pelaksana JVWF 2017 Tjahyo Widjojono mengatakan, setidaknya 120 mobil VW kontes dan 80 builder akan berlomba disana. “Untuk jumlah mobil yang datang, lebih dari 2.000 mobil VW akan datang dari dalam negeri, untuk luar sekitar 600 mobil,” ujar dia.

Ikut sertanya beberapa komunitas dari luar negeri adalah dampak dari dinobatkannya JVWF 2015 sebagai World Largest Indoor VW Show oleh majalah Ultra VW. Adapun magnet lainya ialah diundangnya pembalab drag race mobil VW Ron Fleeming asal Amerika Serikat.

“Yang datang dari Malaysia, Singapore, Thailand, untuk Eropa berasal dari Italia, Inggris. Jadi cocok dengan tema From Jogja to the World, yang mana sekaligus menunjukan kebolehan builder dan mobil asal Indonesia,” ujarnya.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…