Aksi polisi kejar pelanggar lalu lintas diedit mirip anime (Twitter)
Selasa, 14 November 2017 05:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internet Share :

VIDEO UNIK
Diedit Pakai Model Anime, Kejar-Kejaran Polisi & Biker Bikin Ternganga

Video unik yang menunjukkan pengendara motor berusaha melarikan dari razia ini diberi sentuhan khas anime.

Solopos.com, JAKARTA — Operasi Zebra November 2017 digelar dari awal bulan hingga Selasa (14/11/2017). Belum lama ini viral video-video pendek yang merekam aksi pengendara motor yang melarikan diri saat mengetahui ada razia.

Berkat kreativitas warganet, salah satu video viral usaha melarikan diri dari razia menjadi lucu karena diberi sentuhan khas kartun Jepang atau anime. Video unik tersebut diunggah pengguna akun Twitter @wiponk, Jumat (10/11/2017). Video berdurasi 22 detik itu diambil dari tayangan Kompas TV.

“Sebuah hiburan pagi,” cuit @wiponk.

Cerita aslinya ada pengendara sepeda motor yang nekat memutar arah saat mengetahui ada razia. Tak hanya memutar, pengendara sepeda motor itu nekat melawan arus. Apes bagi si pengendara, kondisi jalanan Jakarta yang macet membuat usaha mereka melarikan diri mudah sekali digagalkan.

Video yang harusnya menegangkan karena menampilkan adegan lari-larian dari beberapa polisi itu berubah kocak. Dalam video yang diunggah @wiponk, seolah-olah ada percakapan berbahasa Jepang mirip anime.

Tak hanya itu, tindakan polisi juga diedit hingga mirip tayangan anime. Video pendek tersebut pun viral dan mengundang gelak tawa dari warganet. Hingga Senin (13/11/2017), cuitan video tersebut sudah mendapat lebih dari 5.900 retweet.

“Ya ampun, bikin ngakak,” cuit @maulanamajesty.
“Haha, ini konyol banget,” cuit @satrio_bhirawa.
“Sangat funny,” cuit @ijalfauzan.

“Haha kocak! Geli banget sama orang yang ngelakuin kesalahan, udah dilihat politi terus tinggal ditilang, masih mau berusaha kabur,” cuit @DionYuliar.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…