Kevin Liliana (tengah) bersama Miss International Organization (Instagram @officialputeriindonesia) Kevin Liliana (tengah) bersama Miss International Organization (Instagram @officialputeriindonesia)
Selasa, 14 November 2017 18:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Selamat! Kevin Liliana Sabet Gelar Miss International 2017

Kevin Liliana menyabet gelar Miss International 2017.

Solopos.com, SOLO – Kevin Liliana menyabet gelar Miss International 2017. Gadis berusia 21 tahun asal Bandung, Jawa Barat, menyabet gelar tersebut setelah menyisihkan wanita cantik dari 71 negara di Grand Final Miss International yang digelar di Tokyo, Jepang, Selasa (14/11/2017).

“Ini rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Terima kasih kepada Miss International Organization atas kesempatan ini. Terima kasih untuk semua yang telah mendukung saya. Indonesia we did it,” ungkap Kevin sambil berurai air mata dalam pidatonya setelah dimahkotai.

Langkah wanita yang merupakan Puteri Indonesia Lingkungan 2017, terlihat sangat mulus. Sosok wanita kelahiran Bandung, 5 Januari 1996 yang santun dan cerdas sukses mencuri perhatian dewan juri, sehingga memilihnya menjadi salah satu dari 15 grand finalist. Kevin terlihat sangat percaya diri mengenakan gaun cantik berwarna biru muda karya desianer kondang, Ivan Gunawan. Baca juga: Inilah Profil Juara II Puteri Indonesia 2017, Kevin Liliana Gadis Tomboi Asal Bandung

Aura kecantikan Kevin terpancar jelas saat namanya dipanggil dalam babak top delapan. Dalam sesi itu, dia memberikan pidato singkat soal rencananya jika terpilih sebagai Miss International 2017. Dia berniat menyebarkan nilai-nilai luhur Indonesia selama menjabat.

Jawaban cerdas yang diberikan Kevin membuatnya menyabet gelar Miss International 2017, menggantikan wakil Filipina, Kylie Verzosa. Selain membawa pulang mahkota pertama untuk Indonesia, mahasiswi jurusan desain interior Universitas Kristen Maranatha Bandung ini juga meraih gelar Miss Best Dresser.

Kevin Liliana mendapat penghargaan best dresser (Instagram @officialputeriindonesia)

Kevin Liliana mendapat penghargaan best dresser (Instagram @officialputeriindonesia)

Dewan juri menilai gaun bernama Thallasa karya Ivan Gunawan ini merupakan yang terbaik dari seluruh kontestan. Ide pembuatan gaun ini berasal dari keindahan laut Indonesia. Itulah sebabnya gaun ini dihiasi mutiara dan permata indah untuk menggambarkan kekayaan Indonesia.

Prestasi ini juga diraih oleh wakil Indonesia di tahun 2016, Felicia Hwang. Saat itu, dia meraih gelar Miss Best Dresser saat memakai gaun rancangan Anaz Khairunnas. Selain itu, dia juga meraih juara ketiga. Baca juga: Felicia Hwang Raih Runner Up Kedua Miss International 2016

Sebagai informasi, Miss International merupakan kontes kecantikan yang digelar oleh International Culture Association. Ajang pemilihan duta perdamaian dan keindahan ini kali pertama diadakan di Tokyo, Jepang, pada 1960. Pemenang kontes ini haruslah wanita yang lembut, cantik, cerdas, dan ramah. Kontes ini merupakan salah satu dari empat yang paling bergengsi di dunia selain Miss Universe, Miss World, dan Miss Earth atau biasa disebut Grand Slam.

Dalam kompetisi ini dipilih lima jawara, yakni pertama Kevin Liliana (Indonesia), kedua, Chanelle Wilhelmina Maria (Curacao), ketiga, Diana Macarena Croce Garcia (Venezuela), keempat, Amber Dew (Australia), dan terakhir Natsuku Tsusui (Jepang).

Selain itu, ada pula beberapa kontestan yang meraih penghargaan spesial. Pertama, best dresser dimenangkan Kevin Liliana (Indonesia). Kedua, national costume diraih Natsuki Tsusui (Jepang). Dan terakhir perfect body dimenangkan Amber Dew (Australia).

Inilah daftar pemenang Miss International 2017

Winner: Kevin Liliana (Indonesia)

1st runner-up: Chanelle Wilhelmina Maria (Curacao)

2nd runner-up: Diana Macarena Croce Garcia (Venezuela),

3rd runner-up: Amber Dew (Australia)

4th runner-up: Natsuku Tsusui (Jepang).

Special awards:

Best dresser: Kevin Liliana (Indonesia)

National costume: Natsuki Tsusui (Jepang)

Perfect body: Amber Dew (Australia)

 

 

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…