Proses pemusnahan 998 gram sabu-sabu di halaman kantor BNNP DIY, Selasa (3/5/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Proses pemusnahan 998 gram sabu-sabu di halaman kantor BNNP DIY, Selasa (3/5/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 14 November 2017 20:40 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Sabu Senilai Rp4,5 Miliar Akhirnya Dibuang ke Got

BNNP DIY musnahkan sabu-sabu seharga Rp4,5 miliar.

Solopos.com, JOGJA— Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY memusnahkan barang bukti sabu-sabu  senilai Rp4,5 miliar pada Selasa (14/11/2017) siang.

Barang haram seberat 3,2 kilogram itu dimusnakah dengan cara dilarutkan dalam air mendidih yang berisi campuran pembersih kamar mandi.

Acara pemusnahan barang bukti sabu-sabu di Kantor BNNP DIY itu disaksikan sejumlah jajaran pemerintah antara lain dari Lanud Adi Sutjipto , PT Angkasa Pura I, Kejaksaan Tinggi DIY, Polda DIY, Kejaksaan Negeri Sleman, Kejaksaan Negeri Magelang serta Balai POM.

Pemusnahan dengan cara dilarutkan di air mendidih dipilih karena BNNP belum mempunyai alat disposal untuk memusnahkan barang haram itu. “sehingga dianjurkan untuk melarutkan dan dibuang dalam lubang got [selokan] yang langsung diresap oleh tanah,” terang Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DIY, AKBP Mujiyana, Selasa (14/11/2017).

Adapun sabu-sabu itu merupakan barang bukti dari dua kasus yang berbeda, yaitu kasus penyelundupan sabu-sabu di Bandara Adi Sutjipto Jogja serta penangkapan jaringan narkoba di Magelang Oktober 2017 lalu.

Kepala BNNP DIY, Brigadir Jendral (Brigjen) Pol Triwarno Atmojo menjelaskan, barang haram yang dimusnahkan itu berasal dari dua tempat kejadian perkara yang berbeda. Adapun total delapan orang tersangka, hanya yang dihadirkan enam orang. Di mana dua sisanya yaitu tersangka W masih dalam pencarian dan Tersangka Bob telah ditembak mati karena mencoba melarikan diri.

Adapun pada kasus narkoba Magelang, BNNP DIY berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 200 gram. Tiga orang yang ditangkap BNNP DIY dalam kasus tersebut menjadi petunjuk bagi petugas untuk menangkap Bob yang dijuluki Jenderal Sabu di Jakarta.  Disebut Jenderal Sabu karena setiap bulannya Bob mampu menyuplai tiga kilogram sabu-sabu ke DIY.

Adapun sebanyak 3.020 gram lainnya diamankan BNNP DIY atas bantuan PT Angkasa Pura I, Bandara Adisucipto yang menangkap penyelundup tiga penyelundup sabu saat akan terbang menuju Balikpapan, Kalimantan Timur pada Oktober 2017 lalu.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…