Swedia (JIBI/REUTERS/Alessandro Garofalo)
Selasa, 14 November 2017 21:25 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Internasional Share :

PLAY-OFF PIALA DUNIA
Swedia Sudah Move On dari Ibra

Play-Off Piala Dunia diwarnai dengan kemenangan Swedia.

Solopos.com, MILAN — Swedia pernah identik dengan Zlatan Ibrahimovic. Maka tak sedikit yang meragukan kemampuan tim berjuluk Blagult tersebut sempat diragukan selepas Ibra pensiun dari panggung internasional setelah Euro 2016 lalu.

Swedia memang gagal lolos otomatis ke Piala Dunia 2018. Pada fase grup kualifikasi, Swedia harus puas finis di belakang Prancis. Blagult terancam kembali absen pada turnamen sepak bola terbesar di dunia itu karena harus bertemu juara dunia empat kali Italia di play-off.

Tapi Swedia membalikkan prediksi semua tersebut. Mereka menyingkirkan Italia dengan agregat 1-0 untuk lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Itu terjadi setelah Swedia sukses menahan Italia 0-0 di San Siro, Milan, Selasa (14/11/2017) dini hari WIB.

Inilah kali pertama Swedia lolos ke pesta sepak bola terakbar di dunia itu setelah absen selama hampir 12 tahun. Penampilan terakhir Swedia yakni di Piala Dunia 2006 alias ketika Italia menahbiskan diri sebagai juara.

Tim besutan Jan Andersson ini pun membuktikan sudah move on sejak ditinggalkan Ibra. Andersson bahkan terlihat kecewa ketika ditodong pertanyaan tentang kemungkinan Ibra comeback untuk memperkuat Swedia di Rusia nanti.

“Ini di luar prediksi! Pemain ini [Ibrahimovic] baru pensiun dari Swedia sekitar satu setengah tahun dan kami sudah mulai membicarakannya lagi? Ayolah, kita perlu membicarakan pemain-pemain hebat yang ada di tim yang saya percaya sekarang ini,” jelas Andersson, seperti dilansir goal.com.

Andreas Granqvist menjadi andalan Andersson di skuat Swedia sepeninggal Ibra. Granqvist mewarisi ban kapten Swedia dari lengan Ibra. Bek tengah berusia 32 tahun tersebut menjadi tulang punggung lini belakang Blaugult selama kualifikasi, serta play-off melawan Italia. Berkat kepemimpinannya, Italia dibuat frustrasi merobek pertahanan Swedia yang tangguh.

“Ini hal paling gila yang saya lalui. Bagi kami, pemain senior, ini mungkin kesempatan terakhir kami bermain di Piala Dunia, jadi ini kenyataan yang luar biasa,” jelas Granqvist yang menangis haru seperti dikutip dari Fifa.com.

Di sisi lain, Ibra sendiri memberi ucapan selamat kepada mantan rekan setimnya yang mampu membawa Blagult lolos ke Rusia. “Kami adalah Swedia,” kicau Ibra dalam akun Twitter-nya.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…