Ilustrasi pembacokan (dnaindia.com) Ilustrasi pembacokan (dnaindia.com)
Selasa, 14 November 2017 08:55 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Bacok Siswa SMA, Motor Pelaku Dibakar Massa

Keduanya babak belur dihajar massa dan motornya dibakar warga

Solopos.com, BANTUL-Nasib nahas menimpa dua warga Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri berinisial GP dan YS yang masih berstatus sebagai pelajar.

Keduanya babak belur dihajar massa dan motornya dibakar warga yang marah. Kemarahan warga dipicu tindakan mereka menyerang Herlan Pratama warga Desa Mareda, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman menggunakan celurit.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno menuturkan, kejadian bermula saat korban dan tersangka sepakat untuk bertemu di depan SMP 3 Jambidan, Banguntapan untuk menyelesaikan masalah. Saat itu korban datang berboncengan motor bersama dengan kakaknya menuju SMP 3 Jambidan.

Sesampainya di lokasi, korban berhenti, tiba-tiba saja tersangka menghampiri korban dan langsung menabrakkan motornya ke motor korban. “Kemudian yang membonceng turun, membacok korban dengan clurit,” ucapnya, Senin (13/11/2017).

Setelah dibacok, korban dan kakaknya bergegas turun dari motor dan berlari sambil berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan dan mengetahui kejadian tersebut langsung membantu korban. Mereka menengkap dan mengeroyok tersangka, serta membakar sepeda motor Vario AB 6947 WK milik tersangka. Tak lama kemudian, pihak kepolisian datang dan membawa kedua tersangka yang sudah babak belur. “Kejadian sekitar jam lima sore,” imbuhnya.

Baca juga : Waspada, Pembacokan Terjadi Lagi di Bantul

Suharno mengatakan, pihak kepolisian langsung membawa kedua tersangka ke rumah sakit untuk diobati sebab bagian wajah kedua tersangka terluka cukup parah. Pihaknya juga telah menyita barang bukti berupa celurit, sepeda motor baik milik tersangka maupun korban dan helm korban. “Sementara masih kita dalami, masih dalam tahap penyelidikan,” pungkasnya.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…