Ilustrasi perceraian (irishtime.com) Ilustrasi perceraian (irishtime.com)
Selasa, 14 November 2017 20:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

KISAH UNIK
Suami Rajin Kerjakan Pekerjaan Rumah Tangga, Istri Minta Cerai

Pasangan suami istri asal Mesir terancam bercerai karena sang suami mengerjakan seluruh pekerjaan rumah.

Solopos.com, KAIRO – Normalnya dalam pernikahan, suami istri akan berbagi peran agar semua kebutuhan tercukupi. Suami mencari nafkah dan istri mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Kisah unik justru terjadi di Kairo, Mesir. Seorang perempuan mengajukan gugatan cerai karena sang suami terlalu rajin mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Dilansir Al Arabiya, Senin (6/11/2017), perempuan berusia 28 tahun yang disebut sebagai Samar M. mengajukan permohonan cerai hanya berselang dua pekan setelah pernikahan. Samar mengaku muak karena suaminya terlalu sibuk mengerjakan seluruh pekerjaan rumah.

Samar mengaku bosan dengan suaminya karena melakukan semuanya seorang diri. “Dia memasak, menyapu, membersihkan rumah, hingga mencuci baju,” terang Samar seperti dikutip Al Arabiya.

Dalam tuntuannya, Samar juga menjelaskan suaminya lebih sering di rumah karena bisnisnya sudah terbilang sukses. “Suami saya memiliki toko baju, hampir semua urusan toko di-handle pegawai, sehingga ia lebih sering di rumah,” jelas Samar.

Kepada pengadilan Samar mengajukan permohonan cerai karena suaminya tidak mempersilakan dia mengurusi urusan rumah tangga. Samar merasa seperti tamu hotel di rumahnya sendiri. “Kami baru menikah dua pekan, saat di rumah dia akan sibuk dengan pekerjaan rumah, mulai dari mencuci, menyeterika, menyapu, hingga mengatur makanan di lemari pendingin,” ungkap Samar.

Tak hanya itu, dari penjelasan Samar, suaminya itu suka sekali memindah lokasi perabotan di rumah. Selama dua pekan serumah dengan suaminya Samar memperhatikan sang suami akan memindah lokasi perabotan saat pekerjaan rumah sudah selesai.

Dengan permohonan cerai tersebut Samar siap untuk mengembalikan mas kawin yang diberikan suaminya saat mereka menikah.

 

Kolom

GAGASAN
Aglomerasi Industri Manufaktur di Sukoharjo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (25/01/2018). Esai ini karya Tri Karjono, anggota staf ahli Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah karjono@bps.go.id. Solopos.com, SOLO–Aglomerasi industri manufaktur pada suatu wilayah akan memberi dampak yang signifikan terhadap…