Ilustrasi dua pejalan kaki. Agus Triyono (kanan) dan Ahmad Rofiq (kiri), pria yang berjalan kaki dari Magelang menuju Jakarta tiba di Kota Semarang, Jateng, Minggu (12/11/2017). (Facebook.com-Wisnu Indratno)
Selasa, 14 November 2017 19:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KISAH UNIK
Lintasi Semarang, 2 Pejalan Kaki Magelang-Jakarta Ini Malah Dicibir

Kisah unik mencuat kala ada dua pria yang berjalan kaki Magelang-Jakarta demi menemui Presiden Jokowi.

Solopos.com, SEMARANG – Kisah unik ditorehkan dua pria asal Dusun Puton, Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Agus Triyono, 31, dan Ahmad Rofiq, 25, yang berniat berjalan kaki dari Magelang menuju Jakarta demi menemui presiden Jokon Widodo. Kisah unik itu juga mencuat di antara warganet di Semarang kala dua pria tersebut melintas ibu kota Jateng itu.

Pengguna akun Facebook ?Wisnu Indratno yang mengaku bertemu dua pria tersebut di Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang membagikan kisah unik tersebut kepada warganet di grup Facebook Ungaran, Minggu (12/11/2017). “Ketemu sama ini orang di Ngesrep. Beliau jalan dari Borobudur ke Istana Merdeka mau menemui pak presiden,” tulisnya pada keterangan foto Agus Triyono dan Ahmad Rofiq.

Ias tak menjelaskan alasan pria tersebut berjalan kaki dari Magelang menuju Jakarta. Hal itu yang lantas memicu sebagian warganet di grup Facebook tersebut melontarkan cibiran. Mereka menilai Agus Triyono dan Ahmad Rofiq merupakan pria-pria yang telah melakukan hal tak berguna. “Kurang gawean wae [Kurang pekerjaan],” tulis pengguna akun Facebook Alvons Bastian.

“Kalau itu anak muda harusnya kerja salurkan energimu untuk berkarya, kalau sudah berkeluarga terus anak bojone dipakani opo ng ngomah malah pakne mlaku2, nggeh nyuwun sewu mawon kalau pendapat saya mereka itu cari sensasi saja,” ungkap pengguna akun Facebook Untung Selamet.

“Wah kurang gawean [Kurang pekerjaan],” timpal pengguna akun Facebook Rojo Koyo.

Padahal berdasarkan informasi yang dihimpun Semarangpos.com dari berbagai sumber, dua pria tersebut melakukan perjalanan itu demi memperingati Hari Sumpah Pemuda. Dengan semangat perjuangan, mereka hanya ingin menyerahkan bambu runcing kepada Presiden Jokowi.

Kisah unik itu tampaknya tak pantas mendapatkan cibiran dari warganet. Terlebih, Wakil Bupati Magelang M. Zaenal Arifin saja berkenan melepas Agus Triyono dan Ahmad Rofiq dari Lapangan Setda Kabupaten Magelang, Jumat (10/11/2017) lalu. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…