Warung gado-gado setiap hari jumat gratiskan makan untuk anak yatim (Facebook) Warung gado-gado setiap hari jumat gratiskan makan untuk anak yatim (Facebook)
Selasa, 14 November 2017 06:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Fokus Share :

KISAH INSPIRATIF
Warung Ini Gratiskan Makan untuk Anak Yatim, Syaratnya Gampang

Warung Gado-Gado di Jakarta Barat gratiskan makan setiap hari Jumat bagi anak yatim.

Solopos.com, JAKARTA – Sebuah kisah inspiratif diunggah di grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya (ICS). Dalam unggahan tersebut diinformasikan ada warung di Jakarta Barat yang menggratiskan anak yatim untuk makan gado-gado setiap hari Jumat. Syaratnya pun terbilang mudah.

Informasi tentang makan gratis untuk anak yatim itu diunggah pengguna akun Facebook Candra Wong Boyolali, Senin (13/11/2017). “Jan, ini lagi jeneng e warung. Makan gratis buat anak yatim dengan syarat membaca Surat Al-Fatihah,” tulis Candra Wong Boyolali.

Di depan warung tersebut dituliskan secara sederhana, makan gado-gado gratis bagi anak yatim berlaku untuk hari Jumat. Syaratnya cukup membaca surat Al Fatihah. Dari unggahan tersebut diterangkan secara umum kalau warung tersebut berlokasi di Jakarta Barat.

Foto tersebut sontak mengundang sanjungan dari warganet anggota grup ICS. Selain itu, ada juga komentar yang bertanya batasan umur anak yatim yang bisa makan gratis di warung tersebut.

“Subhanallah, buat investasi akhirat, Jumat barokah,” tulis Poppy.

“Subhanallah, biarpun hanya gado-gado, niatnya untuk anak yatim itulah yang membuat warungnya jadi besar di mata Allah,” tulis Pakdhe Dhon Adhon.

“Waduh, jadi pengen bisa seperti itu,” tulis Andri Pancayoga.

“Anak yatimnya usia maksimal berapa ya Bu? Hehe” tanya Fies.

 

 

Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…