Sia Fuhler (kanan). (E Online) Sia Fuhler (kanan). (E Online)
Selasa, 14 November 2017 12:30 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Issue Share :

Daripada Dijual, Sia Bagi-Bagi Foto Vulgar Gratis

Para penggemar Sia menanggapi reaksi sang penyanyi secara positif.

Solopos.com, NEW YORK – Penyanyi Australia Sia Furler bereaksi setelah mengetahui ada yang berusaha menjual foto bugilnya. Ia justru mengunggah fotonya sendiri di Twitter.

Musisi yang dikenal sering menyembunyikan wajahnya dengan rambut palsu dan topeng itu mengunggah foto dengan tulisan yang cukup mengejutkan. “Seseorang tampaknya berusaha menjual foto bugil saya pada para penggemar. Simpan uangmu, ini ada yang gratis. Setiap hari adalah Hari Natal!” tulisnya seperti dilansir TMZ, Selasa (14/11/2017).

Unggahan itu menunjukkan sebuah usaha instansi foto menjual 15 foto Sia, salah satunya tanpa busana. Belum jelas apakah US agency FameFlyNet, yang tampil dalam watermark foto, adalah penjualnya.

Dilansir Independent, Senin (13/11/2017), para penggemar Sia menanggapi reaksi sang penyanyi secara positif.

Sia yang memulai karir 1990-an dalam band jazz Adelaide bernama Crisp telah memenangi beberapa penghargaan, salah satunya MTV Video Music Award. Selain menulis lagu-lagu hitsnya, ia juga menulis untuk Beyonce, Katy Perry dan Rihanna.

Meski demikian, Sia sangat tertutup. Berbicara pada New York Times pada 2014, ia menjelaskan alasannya. “Saya hanya ingin kehidupan penuh privasi,” kata dia.

“Pernah, saat seorang teman bilang dia terkena kanker, seseorang datang dan bertanya, di tengah pembicaraan, jika mereka boleh berfoto dengan saya. Mengerti kan? Itu sudah cukup, kan?”

Sia akan merilis album baru Everyday is Christmas pada 17 November.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…