Pedagang di Pasar Sidorejo menyerahkan uang retribusi kepada pengelola pasar, Selasa (14/11/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja) Pedagang di Pasar Sidorejo menyerahkan uang retribusi kepada pengelola pasar, Selasa (14/11/2017). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 14 November 2017 12:40 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Berharap Kondang dari Ngayogjazz

Pasar Sidorejo ingin lebih dikenal masyarakat lewat event Ngayogjazz 2017.

Solopos.com, SLEMAN— Pasar Sidorejo menjadi satu-satunya pasar tradisional yang berdekatan dengan lokasi pelaksanaan event musik Ngayogjazz 2017. Pengelola pasar berharap event itu turut menggerakkan perekonomian para pedagang.

Pasar yang beralamat di Dusun Ngrangsan, Selomartani, Kalasan, Sleman ini berjarak tidak lebih dari satu kilometer dari lokasi Ngayogjazz di Dusun Kledokan, Selomartani, Ngemplak, Sleman. Jalan raya di depan pasar menjadi jalur utama menuju lokasi bagi penonton yang datang dari arah kota.

“Paling enggak penontonnya pada lewat depan pasar. Harapannya pasar ini juga dikenal dengan event itu,” kata Sri Suyati selaku Pemegang Administrasi dan Keuangan Pasar Sidorejo ditemui di pasar, Selasa (14/11/2017).

Ia mengatakan, event musik tersebut sudah dipersiapkan sejak lama. Panitia dan para relawan juga sudah berdatangan. Persiapan fisik seperti panggung dan kegiatan gotong royong bersama warga sudah mulai dilakukan. Konsumsi pun menjadi kebutuhan pokok selama persiapan sampai acara nanti.

Sri berharap panitia berbelanja kebutuhannya di Pasar Sidorejo tersebut. “Kami juga komplet di sini. Semuanya ada, tidak hanya kebutuhan pangan,” lanjut Sri.

Ia menjelaskan, Pasar Sidorejo sudah dibangun sejak 2003. Ada 200 pedagang yang berjualan di situ. Ada pedagang makanan, pakaian, peralatan dapur, plastik, dan masih banyak lagi. Sebelumnya, pasar ini berlokasi di dusun Sidorejo kemudian pindah ke Dusun Ngrangsan. Nama Sidorejo masih sangat melekat pada pasar ini kendati lokasinya sudah berbeda.

Ngayogjazz 2017 akan digelar pada Sabtu, 18 November mendatang. Seperti event-event sebelumnya, Ngayogjazz kerap menyedot kehadiran ribuan pengunjung yang hendak menikmati alunan musik jazz dari musisi ternama nasional maupun internasional. Istimewanya Ngayogjazz, event ini dapat disaksikan gratis tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam seperti event musik jazz lainnya yang lebih sering dinikmati kalangan menengah ke atas.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…