Piala Dunia 2014 (Dok/JIBI) Piala Dunia 2014 (Dok/JIBI)
Selasa, 14 November 2017 08:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

2 Hotel Berbintang Dibidik Kasus Nobar Piala Dunia 2014

Dua hotel berbintang di Kota Jogja dibidik polisi dalam kasus hak siar Pilala Dunia 2014 lalu

Solopos.com, JOGJA -Dua hotel berbintang di Kota Jogja dibidik polisi dalam kasus hak siar Pilala Dunia 2014 lalu. Polda DIY sudah mengeluarkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) untuk kedua managemen hotel tersebut.

Dua hotel yang dibidik itu berlokasi di Jalan Gejayan dan Jalan AM Sangaji (Jalan Mangkubumi).

“Baru dinaikkan statusnya menjadi penyidikan, belum ada tersangka,” kata Kepala Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY, AKBP Andri Setyagraha, Senin (13/11/2017).

Sebelumnya sudah dua managemen hotel menjadi tersanga, salah satunya bahkan sudah terpidana setelah divonis dua tahun percobaan di pengadilan. Kasus tersebut bergulir sejak 2014 lalu.

Ada 33 hotel yang dilaporkan oleh. PT Inter Sport Marketing (ISM) dan PT Nonbar DIY-Jateng selaku pihak yang memiliki hak cipta siaran Piala Dunia 2014.

PT Nonbar menilai hotel-hotel yang menyiarkan siaran langsung Piala Dunia 2014 melanggar Undang-undang Nomor 19/2012 yang diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 28/2014 tentang Hak Cipta.

Sementara kuasa hukum dari tersangka, Ariyanto menyatakan akan melakukan perlawanan hukum karena ia menilai kasus tersebut terkesan dipaksakan.

Kolom

GAGASAN
Aglomerasi Industri Manufaktur di Sukoharjo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (25/01/2018). Esai ini karya Tri Karjono, anggota staf ahli Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah karjono@bps.go.id. Solopos.com, SOLO–Aglomerasi industri manufaktur pada suatu wilayah akan memberi dampak yang signifikan terhadap…