Timnas Italia: Leonardo Bonucci, Gianluigi Buffon dan Daniele De Rossi (JIBI/REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Senin, 13 November 2017 17:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

PLAY-OFF PIALA DUNIA
Italia Terancam Tak Lolos, Buffon: Bersatulah Para Suporter!

Play-Off Piala Dunia diikuti oleh Italia.

Solopos.com, MILAN – Kapten Timnas Italia, Gianluigi Buffon, meminta para suporter untuk bersatu mendukung tim. Dia tak ingin ada warna klub yang membatasi suporter dalam mendukung Gli Azzurri.

Italia sendiri terancam gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia. Pasalnya, mereka tumbang pada leg pertama baba play-off zona Eropa saat menghadapi Swedia. Kala itu, tim polesan Gian Piero Ventura dibekuk 1-0.

Kesempatan pun masih terbuka mengingat masih ada leg kedua. Apalagi, leg kedua babak play-off Piala Dunia itu, Italia akan bertindak sebagai tuan rumah dan menggelar pertandingan di San Siro, Selasa (14/11/2017) dini hari WIB.

Azzurri butuh kemenangan paling tidak dengan skor 2-0 untuk memastikan diri melaju ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Demi menyukseskan misi itu, Buffon meminta para suporter untuk mendukung Italia secara utuh bukan melihat darimana latar belakang para pemain.

“Ini adalah pertandingan penting bagi kami, untuk seluruh negara dan seluruh sejarah tim nasional kami. Dalam karier saya, saya sudah menghadapi saat seperti ini, terkadang berjalan lancar, terkadang hal itu menjadi buruk,” ujar Buffon seperti dikutip dari Soccerway, Senin (13/11/2017).

“Tapi itu tidak akan mengubah apapun tentang hubungan saya dengan tim nasional Italia. Tidak ada ruang untuk berkata-kata,” sambungnya.

“Ini saatnya untuk mendapatkan sesuatu di lapangan. Saya harap para suporter akan membantu kami, tanpa hal negatif terhadap kami sejak awal. Saya berharap tidak akan ada suporter Juventus, Inter, atau AC Milan, tapi cuma suporter Italia. Saya ingin melihat mereka yang hadir melepas warna klub mereka,” tandasnya.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…