Adyla Rafa Naura Ayu Adyla Rafa Naura Ayu
Senin, 13 November 2017 11:40 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Naura "Hipnotis" Pengunjung Jogjabay

Rilis film, Naura hibur pengunjung Jogjabay.

Solopos.com, SLEMAN— Artis cilik berbakat, Adyla Rafa Naura Ayu atau Naura mampu “menghipnotis” fansnya. Teman Naura (fans Naura) tampak antusias dan gembira saat Berenang dan Bernyanyi bersama Naura di South Beach Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark, Minggu (12/11/2017).

Kegiatan yang digelar bersamaan hujan turun itu mengangkat tema Bajak Laut untuk Naura. Ratusan fans Naura antusias dan rela berdesakan di depan panggung. Naura tampil memukau dihadapan fansnya yang rata-rata berumur antara enam hingga belasan tahun. “Ayo nyanyi bareng,” ajak Naura Pelantun single Setinggi Langit saat itu.

Melalui pagelaran itu, Jogja Bay mengajak Teman Naura dan pengunjung untuk menyusuri petualangan air seru ala bajak laut, sambil bernyanyi bersama Naura. Sebanyak tujuh lagu dari tiga album yang dimiliki Naura dilantunkan artis cilik kelahiran Jakarta 17 Juni 2005 itu. “Jogja  Bay  mengajak pengunjung  untuk  menyusuri  petualangan  air  seru  ala  bajak  laut  sambil  bernyanyi  bersama Naura,” kata CEO Jogja Bay Bambang Soeroso.

Kreasi tersebut juga bagian promosi Konsorsium Kreatif bersama OKKY, brand dari PT Suntory Garuda Beverage. Kolaborasi ini merilis film anak bergenre drama musikal pada Gala Premiere Naura dan Genk Juara di Jogja. Film yang disutradarai Eugene Panji dan diproduseri oleh Handoko Hendroyono, Amalia Prabowo dan Pax Benedanto ini akan tayang secara resmi mulai 16 November 2017 di seluruh bioskop di Indonesia.

Film drama musikal, hasil kolaborasi Konsorsium Kreatif dengan musisi handal Andi Rianto bersama Genk Juara, Nola (B3), Kiki juliar dan Shelomita. “Selain membuat filmnya, kami berupaya membangun ekosistem hiburan dengan membuat buku, album soundtrack, merchandise dan juga games. Ini upaya kami untuk menghadirkan paket hiburan yang komplit bagi anak-anak,” jelas Handoko Hendroyono selaku produser.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…