Kalteng Putra vs Persis Solo (@persisofficial)
Senin, 13 November 2017 23:30 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Tri Handoko Gagal Penalti, Freddy: Maradona Juga!

Pelatih Persis Solo Freddy Mulli membela Tri Handoko yang gagal mengeksekusi penalti di lanjutan babak 8 besar Liga 2.

Solopos.com, BEKASI — Kegagalan eksekusi penalti yang dilakukan Tri Handoko menjadi tanda-tanda kekalahan Persis Solo dari Kalteng Putra di babak delapan besar Liga 2, Senin (13/11/2017).

Bila peluang emas itu bisa dikonversi menjadi gol, Persis Solo bisa menyamakan kedudukan sehingga hasil kemungkinan akan berbeda. Namun, alih-alih bisa menyamakan kedudukan, bola sepakan Tri Handoko mampu ditepis kiper Kalteng Putra Galih Sudaryono.

Kegagalan Tri Handoko mengeksekusi penalti itu membuat dia harus digantikan Rudiyana di awal babak kedua. Saat ditanya apakah kegagalan penalti itu mempengaruhi kinerja tim setelahnya, pelatih Persis Solo Freddy Mulli membantahnya. Dalam hal ini, Freddy membela Tri Handoko yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kegagalan penalti itu hal biasa. Pemain sekaliber Maradona saja bisa gagal mengeksekusi penalti. Itu bukan menjadi penyebab kekalahan kami,” ucap Freddy seusai pertandingan.

Bek tengah Persis Solo Asyraq Ghufron juga tidak ingin menjadikan kegagalan eksekusi penalti sebagai biang kekalahan. “Kalau gol mungkin akan mempengaruhi jalannya pertandingan. Tapi, kiper lawan juga tampil baik. Kami hanya kurang beruntung karena banyak peluang tercipta tapi tidak ada yang berbuah gol,” papar Ghufron.

Kiper Kalteng Putra Galih Sudaryono mengaku beruntung bisa mengeblok eksekusi penalti dari Tri Handoko. Sebelumnya dia mengaku belum pernah mempelajari eksekusi penalti yang biasa dilakukan Tri Handoko.

“Kuncinya ya hanya konsentrasi saja untuk membaca arah bola. Dia hanya kurang beruntung saja karena penaltinya saya gagalkan,” ucap Galih.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…