garis polisi Ilustrasi garis polisi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)
Senin, 13 November 2017 17:03 WIB Juli ER Manalu/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Kagetnya Driver Ojek Online Pengantar Dokter Penembak Istri

Driver ojek online yang mengantarkan dokter H sebelum dan sesudah menghabisi istrinya menceritakan pengalamannya.

Solopos.com, JAKARTA — Rahmatsyah Nasution tidak menyangka bahwa dirinya akan menjadi orang yang mengantarkan dokter H untuk mengakhiri nyawa istri sang dokter pada Kamis (9/11/2017) lalu.

Pria yang berprofesi sebagai driver ojek online itu mengungkapkan hal ini ketika ikut dalam gelar prarekonstruksi yang dilaksanakan di Mapolda Metro Jaya. Rahmat bercerita, awalnya dia bertemu dengan H di sekitar Kantor Wali Kota Bekasi setelah mendapat orderan dari aplikasi ojek online.

Sesuai dengan pesanan yang tertera pada aplikasi, H minta diantarkan ke Klinik Azzahra, Jl. Dewi Sartika, Jakarta Timur. Tak sedikitpun terbesit dalam benaknya saat itu bahwa pria yang dia antar itu membawa dua pucuk senjata. Senjata itu yang kemudian melontarkan enam butir timah panas yang mengakhiri nyawa seseorang.

“Di jalan dia diem aja, kalau dia ngomong mau nembak yah saya kaburlah,” katanya, Senin (13/11/2017).

Rahmat juga mengaku kaget ketika dia mendengar suara tembakan dari klinik. Saat itu, menurutnya, posisi dia sedang berada di parkiran. Setelah mendengar tembakan, dokter H kembali meminta diantar. Kali ini, dokter H menuju ke kantor polisi untuk menyerahkan diri.

Sampai di Polda H juga sempat meminta untuk ditunggu karena menurutnya dirinya tak akan lama. Namun, sejak saat itu, H tak lagi kekuar dari tahanan Polda Metro Jaya kecuali untuk keperluan penyidikan.

“Kaget saya kok itu penumpang saya. Ya kaget, orang kan teriak. Habis nembak dia ngomong ‘Ayok Pak ke Polda, saya mau menyerahkan diri’,” kisah Rahmat.

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…