Dampak gempa di sebuah pusat perbelanjaan di Halabja, Irak, 12 November 2017. (JIBI/Reuters) Dampak gempa di sebuah pusat perbelanjaan di Halabja, Irak, 12 November 2017. (JIBI/Reuters)
Senin, 13 November 2017 10:10 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Internasional Share :

Gempa 7,3 SR Guncang Perbatasan Irak-Iran, Puluhan Tewas

Kepala Layanan Medis Darurat Iran, Pirhossein Koulivand, mengatakan setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 lainnya terluka di sisi perbatasan Iran.

Solopos.com, BAGHDAD – Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) mengguncang wilayah perbatasn Irak-Iran, Minggu (12/11/2017) malam waktu setempat (Senin dinihari WIB). Gempa terjadi di sekitar 64 mil (103km) tenggara kota As-Sulaymaniyah, dekat perbatasan Irak-Iran.

nformasi gempa ini dicatat dan diumumkan oleh Survei Geologi AS sebagaimana dilansir Mirror.co.uk mengutip laman Anadolu. Awalnya gempa tersebut tercatat berkekuatan 7,2 skala Richter. Setelah itu direvisi menjadi 7,3 SR.

Seorang pejabat dari departemen Meteorologi Irak mengatakan bahwa gempa tersebut dirasakan di sebagian besar wilayah Irak. Termasuk ibu kota Baghdad. Namun getarannya hanya 6,5 SR.

Di atas perbatasan di Iran, pusat seismologi negara itu mengatakan sebuah gempa berkekuatan 7,3 melanda Azgaleh.

Dilansir Reuters, Senin pagi WIB, Jaringan Berita Republik Islam Iran mengutip Kepala Layanan Medis Darurat Iran, Pirhossein Koulivand, mengatakan setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 lainnya terluka di sisi perbatasan Iran.

TV pemerintah Iran juga mengatakan bahwa pejabat Irak melaporkan setidaknya enam orang tewas di Irak. Kemudian 50 orang dilaporkan terluka di provinsi Sulaimaniyah dan kota Khanaquin.

Menteri Kesehatan Kurdi Rekrem Hama Rasheed dilansir Reuters, mengatakan di sisi Irak, kerusakan paling luas terjadi di kota Darbandikhan. Lebih dari 30 orang terluka di kota tersebut.

“Situasinya sangat kritis,” kata Rasheed.

Rumah sakit utama di distrik itu rusak parah dan listrik terputus. Sehingga warga yang terluka dibawa ke Sulaimaniyah untuk perawatan.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…