Ilustrasi (Dok/JIBI/Solopos)
Senin, 13 November 2017 20:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Ditegur Wali Kota karena Kebanyakan Urus Anak Jalanan, Ini Komentar Dinsos Kota Semarang

Dinas Sosial (Dinsos) bersama para sukarelawan TPD terus berupaya menangani anak jalanan.

Solopos.com, SEMARANG – Dinas Sosial Kota Semarang terus berupaya menyukseskan program pemerintah pusat Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan (MIBAJ). Terbaru, Dinsos menggandeng Tim Penjangkauan Dinsos (TPD) Kota Semarang untuk mengatasi permasalahan anak jalanan tersebut.

Kepala Dinsos Semarang, Tommy Yarmawan Said, menyebutkan penanganan kasus anak jalanan dan lanjut usia (lansia) telantar di Kota Semarang menjadi prioritas  Pemkot Semarang.

“Kemarin saya sampai ditegur Wakil Wali Kota [Hevearita G. Rahayu], kok laporan dan beritanya lebih banyak mengurusi anak jalanan? Komitmen ya komitmen, tapi yang lain juga segera dikebut,” tutur Tommy dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com dari TPD Pemkot Semarang, Minggu (12/11/2017).

Tommy menyebutkan semenjak berdiri sendiri sebagai dinas, Dinsos sudah banyak bekerja dalam berbagai hal. Kinerja Dinsos itu dimulai dari penanganan anak jalanan.

“Tahun ini untuk kali pertamanya Dinsos dipisah setelah sebelumnya digabung dengan Dinas Pemuda dan Olahraga. Dalam proses pembentukan kinerja dinas sosial ini memang memiliki dinamika tersendiri. Terutama praktiknya di lapangan. Nah, Tim Penjangkauan Dinsos Semarang ini dulu diiniasi oleh Bu Prima yang sudah mulai bergerak dan sekarang dilanjutkan oleh Pak Anggie. Menariknya penugasan ini tidak mengenal waktu. Maka dari itu saya sampaikan terima kasih kepada para sukarelawan yang telah bekerja,” terang Tommy.

Tommy juga menyatakan bahwa TPD ini nantinya juga akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Tidak terbatas pada penanganan anak jalanan, “Perlu kami tekankan bahwa TPD ini nantinya tidak terbatas pada penanganan kasus anak jalanan saja. Lebih lanjutnya nanti dirapatkan dan dievaluasi,” beber Tommy.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Semarang, Tri Waluyo, meminta TPD harus siap bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mengatasi permasalahan-permasalahan sosial di Kota Semarang.

“Kami juga siap bekerja sama dengan semua pemerhati masalah sosial dan ke depannya tidak menutup kemungkinan kita akan adakan operasi gabungan bersama Polrestabes dan Satpol PP Kota Semarang,” tutur Waluyo.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…