Kunjungan jajaran pengurus KSPPS BTM Kotagede di Griya Harian Jogja, Senin (13/11/2017). (Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah) Kunjungan jajaran pengurus KSPPS BTM Kotagede di Griya Harian Jogja, Senin (13/11/2017). (Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Senin, 13 November 2017 17:56 WIB Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

BTM Kotagede Mantapkan Prinsip Syariah di Usia Sewindu

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Tamwil Muhammadiyah (KSPPS BTM) Kotagede, Jogja, bakal berusia delapan tahun

 

Solopos.com, JOGJA-Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Tamwil Muhammadiyah (KSPPS BTM) Kotagede, Jogja, bakal berusia delapan tahun. Pertambahan usia ini dimanfaatkan untuk semakin menanamkan prinsip-prinsip ekonomi syariah.

Ketua Pengurus KSPPS BTM Kotagede Choirul Huda menjelaskan, kehadiran KSPPS BTM Kotagede yang sudah genap sewindu di tengah masyarakat, salah satunya untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan prinsip syariah.

“Kami harus mengambil peran strategis sehingga dapat bermanfaat dalam mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat. Kami harus menunjukkan kinerja sebagai kekuatan ekonomi yang andal,” papar dia ketika berkunjung ke Griya Harian Jogja, Senin (13/11/2017).

Ia menjelaskan, selama delapan tahun berjalan, KSPPS BTM Kotagede mampu menunjukkan pertumbuhan yang baik. Ketika pertama kali dimulai modal awal hanya Rp46 juta. Seiring bertambahnya jumlah anggota dan perkembangan layanan, aset yang dimiliki saat ini mencapai Rp4 miliar. Adapun jumlah anggota sekitar 800 orang dari berbagai latar belakang seperti pedagang, wiraswasta, dan sektor lainnya.

“Kami harap bisa tumbuh lebih baik lagi dan aset bisa tumbuh menjadi Rp4,5 miliar. Jumlah anggota juga kami targetkan terus bertambah,” ujar dia.

Untuk menyemarakkan pertambahan usia, berbagai acara akan digelar. Ketua Panitia Sewindu Milad KSPPS BTM Kotagede 2017 Sakijan mengatakan, tepat pada hari kelahiran koperasi yakni 21 November 2017, akan digelar pengajian akbar dan santunan anak yatim.

Kegiatan ini digelar di Masjid Firman, Kompleks SD Muhammadiyah Kleco Kotagede. “Acara kami gelar pukul 20.00 WIB dengan target 700 jemaah,” papar dia.

Kemudian, pada 26 November 2017 akan digelar jalan sehat dengan start dan finis di Lapangan Karang Kotagede. Acara yang menargetkan 2.000 peserta ini akan dimulai pukul 06.30 WIB. Di tempat yang sama, akan digelar pula bazaar potensi Usaha Mikro Kecil Menengah dan bakti sosial berupa pembagian 200 paket bahan pangan.

“Semua kegiatan ini adalah wujud syukur kami atas perkembangan koperasi berbasis syariah ini dan wujud rasa terima kasih kami kepada seluruh anggota yang membesarkan KSPPS BTM Kotagede,” papar dia.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Dilema antara Pakem dan Showbiz

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (8/11/2017). Esai ini karya Muh. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Wayang yang kian dilupakan masyarakat jamak teringat kala mendekati momen…