Cover album Reputation milik Taylor Swift (Instagram @taylorswift) Cover album Reputation milik Taylor Swift (Instagram @taylorswift)
Minggu, 12 November 2017 03:00 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Nada Share :

Taylor Swift Curhat Emosional di Album Reputation

Album terbaru Taylor Swift, Reputation, berisi curahan hati yang emosional.

Solopos.com, SOLO – Album keenam dari penyanyi kenamaan Amerika Serikat, Taylor Swift, bertajuk Reputation resmi diluncurkan. Peluncuran album tersebut disertai dengan sejumlah surat yang ditulis Taylor untuk penggemar setianya. Album ini dirilis pada Kamis, (9/11/2017).

Sejumlah penggemar yang membeli album fisik mendapat bonus berupa surat yang ditulis langsung oleh Taylor. Surat ini berisi perjalanan kariernya selama berkecimpung di industri musik. Dia mengungkapkan jatuh bangunnya selama berkarier sampai memperoleh ketenaran seperti saat ini.

“Saya telah menjadi sorotan publik sejak usia 15 tahun. Saya sangat beruntung menjadikan musik sebagai bagian dari kehidupan. Dengan musik, hidup saya dikelilingi orang yang memberikan banyak cinta dan dukungan,” tulis Taylor Swift seperti dilansir CNN, Jumat (10/11/2017).

Tapi, perjalanan karier pelantun Ready for It itu tak selalu mulus. Pada mulanya, Taylor Swift sempat dipandang remeh oleh beberapa orang. Meski sempat sedih, dia tidak mau terus terpuruk dalam kondisi itu. “Saya sering merasa sedih karena dipandang sebelah mata. Tapi, saya berusaha bangkit untuk membuktikan kemampuan saya kepada mereka yang menganggap remeh,” sambung dia.

Melalui Reputation, Taylor Swift mengubah citra dirinya yang selama ini dianggap sebagai American Sweetheart. Pada album ini, dia sengaja menunjukkan sisi lain dalam dirinya, seperti pada lagu Ready for It. Sisi liarnya terlihat jelas dalam video klip lagu tersebut.

Sayangnya, klip Ready for It menuai kontroversi. Warganet menilai busana yang dikenakan Taylor dalam klip itu terlalu vulgar. Namun, dia justru menanggapi santai semua komentar miring itu. “Kita tidak akan benar-benar tahu kepribadian seseorang jika tak mengenalnya. Kita hanya tahu mereka dari apa yang dilihat. Padahal, apa yang terlihat tidak selalu sama dengan yang terjadi. Sementara kita tidak pernah mendapatkan penjelasan lebih lanjut tentang hal itu. Yang ada hanyalah reputasi,” sambung Taylor.

Album Reputation berisi 15 lagu yang diproduseri Jack Antonoff, Max Martin, Shellback, dan Taylor. Salah satu lagu yang bertajuk End Game merupakan hasil kolaborasi dengan Ed Sheeran dan Future. Semua kejutan yang ada membuat album ini terasa amat spesial.

 

lowongan pekerjaan
CV SENTRA CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Banyak Pelajaran dari Gregoria

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (6/11/2017). Esai ini karya Agus Kristiyanto, guru besar Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga di Universitas Sebelas Maret dan tinggal di Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah aguskriss@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Hari-hari ini adalah periode…