Abi Krishna dan Rina Nose (Instagram @abi16shelby) Abi Krishna dan Rina Nose. (Instagram/@abi16shelby)
Minggu, 12 November 2017 15:30 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Saudara Kembar Buka Suara Soal Keputusan Rina Nose Buka Jilbab

Abi Krishna membeberkan sosok saudara kembarnya, Rina Nose.

Solopos.com, SOLO – Belakangan ini, kehidupan pribadi komedian Rina Nose menjadi topik perbincangan hangat di kalangan warganet. Hal itu terjadi seusai dia membuat pengumuman mengejutkan mengejutkan terkait hijab yang menutup auratnya selama setahun belakangan.

Rina yang selama setahun terakhir tampil santun dalam balutan jilbab mendadak memilih melepaskannya. Sampai saat ini, belum diketahui pasti apa yang membuatnya melakukan hal itu. Sebab, dia enggan membeberkan alasan di balik keputusan kontroversial itu.

Sikap Rina yang memilih bungkam itu membuat warganet berspekulasi hingga melontarkan berbagai komentar sinis kepadanya. Namun, dia tetap terlihat santai di tengah derasnya cibiran yang dialamatkan  kepadanya.

Kritikan pedas dari netizen itu pada akhirnya membuat saudara kembar Rina, Abi Krishna, sedih. Dia seolah tidak terima melihat saudara kembarnya itu dihujat. Pria itu lantas membeberkan sosok artis bernama lengkap Nurina Permata Putri sebenarnya melalui laman Instagram pribadinya, @abi16shelby. Menurutnya, Rina tidak sedang dalam kondisi berbahaya yang harus diselamatkan.

“Tidak berhati iblis, tidak berjiwa bandit, tidak pernah berbuat culas, tidak berbuat curang, tidak pernah menipu, tidak licik, tidak senang bergunjing dan membeberkan orang lain, tidak memiliki cara menjatuhkan orang lain, tidak bermulut besar. Tidak pernah menghantam orang lain dengan cara apapun. Dan tidak melakukan hal-hal yang menjijikkan dan bejat di balik topeng suci. Tidak sedang tenggelam dan perlu diselamatkan. Tidak sedang sedih dan patah hati,” tulis Abi, Sabtu (11/11/2017).

Abi menambahkan, Rina adalah pribadi yang tertutup. Namun, wanita berusia 33 tahun itu berpikiran terbuka dan tidak terlalu senang memikirkan hal sepele. “Berkepribadian sedikit tertutup/santai dari yang tidak terlalu penting. Namun, pikiran terbuka lebar. Banyak mengalah dan tidak teriak-teriak ngotot, apalagi berperangai seperti setan,” sambung dia.

Tak ketinggalan, Abi memberikan pujian kepada Rina yang tetap santai menyikapi kontroversi terkait keputusan melepas hijab. Menurutnya, saat ini Rina bertindak seperti peri yang tidak gentar menghadapi hujatan banyak pihak.

“Orang-orang sibuk menilai dan menghakimi dengan mata setengah tertutup dan hati yang tertukar. Beraksi menjadi peri sekaligus seperti ingin menggugurkan kekurangan dan mungkin sifat bejatnya sendiri yang nyata dan berdiri di atas kepalanya sendiri. Merdekalahjiwa-jiwa yang murni. Semesta dan kehidupannya begitu agung dan bijaksana,” tandasnya.

lowongan pekerjaan
ASTRA DAIHATSU KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Seni dan Kapitalisasi Ruang Publik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (9/11/2017). Esai ini karya Andi Setiawan, pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah andisemar@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Akhir bulan lalu, tepatnya pada 28-29 Oktober 2017,  diadakan acara…