Mapolres Dharmasraya seusai terbakar di Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (12/11/2017). Seluruh bangunan itu ludes setelah dibakar dua orang tidak dikenal pada pukul 02.30 WIB. (JIBI/Solopos/Antara/Ilka Jensen)
Minggu, 12 November 2017 21:30 WIB JIBI/Solopos/Antara Hukum Share :

Polisi Ungkap Identitas Pembakar Mapolres Dharmasraya

Polda Sumbar mengungkap identitas dua terduga pembakar Mapolres Dharmasraya.

Solopos.com, PADANG — Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal menyatakan polisi telah mengantongi identitas kedua pelaku yang diduga terlibat dalam pembakaran Mapolres Dharmasraya, Minggu (12/11/2017) dinihari.

“Pelaku dua orang, yaitu Eka Fitra, 24, dan Enggria Sudarmadi, 25, keduanya berasal dari Provinsi Jambi,” katanya di Padang, Minggu (12/11/2017).

Eka Fitria berasal dari Kota Bungo Jambi dan Enggria dari Merangin Provinsi Jambi. Mayat kedua pelaku saat ini sedang dalam perjalanan dari Dharmasraya ke Kota Padang.

“Jasad kedua pelaku akan kami identifikasi untuk mendalami persoalan ini. Kami juga telah berkoordinasi dengan Densus 88 Anti Teror Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme [BNPT] untuk menentukan apakah ini merupakan serangan dari teroris,” kata dia.

Fakhrizal menyebutkan pihaknya telah menghubungi keluarga kedua pelaku ini untuk dimintai keterangan terkait aktivitas kedua pelaku ini sebelum terlibat dalam aksi ini.

Terkait penyebab kebakaran, pihaknya masih menunggu penyelidikan dan keputusan Labfor untuk mengetahui detail penyebab kebakaran yang menghanguskan bangunan utama mapolres tersebut. “Apakah mereka membakar menggunakan bom atau bahan lain, kita masih belum dapat menetukan karena masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Ia mengatakan kedua pelaku ini masuk melalui pintu belakang Polres dan melakukan pembakaran. Sementara petugas yang berjaga di Polres itu di pintu depan. “Petugas kita berjaga maksimal, terbukti ketika ada kepulan asap mereka langsung menghubungi pemadam kebakaran,” kata dia.

Sebelumnya, Kapolres Dharmasraya, AKBP Rudy Yuliato, memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan pascainsiden pembakaran gedung Mapolres setempat oleh orang tak dikenal pada Minggu dini hari. “Kami sudah konsolidasikan untuk menyiapkan ruangan, dan sarana prasarana kantor untuk dapat dilakukan pelayan sementara,” kata dia.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Seni dan Kapitalisasi Ruang Publik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (9/11/2017). Esai ini karya Andi Setiawan, pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah andisemar@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Akhir bulan lalu, tepatnya pada 28-29 Oktober 2017,  diadakan acara…