Pengunjung CFD mengambil jenang sumsum dalam acara sumsuman pengusaha sesuai pernikahan Kahiyang di depan Sriwedari, Minggu (12/11/2017). (M. Feri Setiawan/JIBI/Solopos) Pengunjung CFD mengambil jenang sumsum dalam acara sumsuman pengusaha sesuai pernikahan Kahiyang di depan Sriwedari, Minggu (12/11/2017). (M. Feri Setiawan/JIBI/Solopos)
Minggu, 12 November 2017 14:39 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

JOKOWI MANTU
Pernikahan Kahiyang Usai, Pengusaha Pulihkan Energi dengan Sumsuman

Sejumlah pengusaha yang terlibat dalam pernikahan Kahiyang putri Jokowi mengadakan acara sumsuman di CFD Solo.

Solopos.com, SOLO — Perhelatan akbar pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution telah usai. Sejumlah pelaku bisnis dan industri kreatif di Solo yang mendapat berkah atas penyelenggaraan acara pernikahan tersebut mengucap rasa syukur dengan menggelar sumsuman di area car free day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, Minggu (12/11/2017) pagi.

Mereka yang terlibat dalam kegiatan itu, antara lain desainer Tuty Adib, manajemen Fave Hotel, produsen batik Danar Hadi, dan manajemen Gelora Taksi. Dalam kegiatan sumsuman itu, para pelaku bisnis dan industri kreatif tersebut membagikan jenang sumsum kepada para pengunjung CFD di depan Halte Sriwedari. (Baca: Tuty Adib Siapkan Busana Jawa Klasik untuk Kahiyang)

Jenang sumsum yang dibagikan dikemas menggunakan gelas plastik. Bukan saja menyajikan, para pelaku bisnis dan industri kreatif di Solo itu juga beberapa kali membebaskan para pengunjung CFD untuk mengambil sendiri jenang sumsum dari dalam kuali dan panci.

Mereka mempersilakan para pengunjung CFD mengambil jenang sumsum tanpa harus membayar alias gratis. Pembagian jenang sumsum direspons luar biasa oleh para pengunjung CFD.

Para pengunjung CFD dari berbagai daerah tersebut sampai rela mengantre untuk bisa memperoleh makanan berbahan dasar tepung beras tersebut. Desainer Tuty Adib menerangkan maksud sumsuman kali ini sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Tuhan karena acara pernikahan putri Presiden berjalan dengan lancar.

Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan sumsuman juga menjadi simbol pemulihan energi. “Acara pernikahan putri Presiden sudah selesai. Kami sebagai orang Jawa mengadakan sumsuman untuk mengucap syukur kepada Allah karena acara pernikahan Mbak Kahiyang berjalan lacar dari awal sampai akhir. Warga Solo juga mendapat berkah dari dampak penyelenggaraan pernikahan. Kegiatan sumsuman juga menjadi simbol pemulihan energi untuk kami mulai berkarya lagi,” kata Tuty saat ditemui Solopos.com, Minggu. (Baca: Kahiyang-Bobby Menikah, Hanif Aisyah Siapkan 10 Busana)

Tuty Adib merupakan desainer asal Solo yang dipercaya mendesain busana pengantin dalam pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution. Tuty yang dikenal dengan brand modest wear Bilqis by Tuty Adib tersebut mengklaim mendesain busana pernikahan Kahiyang dengan Bobby untuk dipakai dalam prosesi siraman, mododareni, dan resepsi.

Dia hanya tidak mendesain busana pengantin untuk prosesi ijab kabul. Tuty juga mengaku mendesain busana Ibu Negara Iriana Jokowi yang dipakai dalam semua prosesi pernikahan Kahiyang.

Penyelenggaraan kegiatan sumsuman setelah Presiden mantu itu dibantu Republik Aeng Aeng. Presiden Republik Aeng Aeng, Mayor Haristanto, mengklaim ada lebih dari 2.000 gelas jenang sumsum berhasil dibagikan kepada para pengunjung CFD.

Dia menyebut animo masyarakat cukup tinggi untuk ikut menikmati jenang sumsum yang disediakan para pelaku usaha dan industri kreatif yang mendapat berkah sebagai dampak dari pelaksanaan pernikahan putri Presiden di Solo.

Salah seorang pengunjung CFD, Cerry Anindita, 18, ikut mengantre mendapatkan jenang sumsum di depan Halte Sriwedari. Dia mengetahui jenang sumsum itu disediakan untuk merayakan kelancaran dan dampak positif atas penyelenggaraan acara pernikahan putri Presiden di Solo.

lowongan pekerjaan
CV SENTRA CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Seni dan Kapitalisasi Ruang Publik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (9/11/2017). Esai ini karya Andi Setiawan, pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah andisemar@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Akhir bulan lalu, tepatnya pada 28-29 Oktober 2017,  diadakan acara…