Tahapan Pilkada Kota Madiun 2018 diluncurkan bersamaan dengan jalan sehat yang diselenggarakan KPU setempat di GOR Wilis, Minggu (12/11/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Tahapan Pilkada Kota Madiun 2018 diluncurkan bersamaan dengan jalan sehat yang diselenggarakan KPU setempat di GOR Wilis, Minggu (12/11/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Minggu, 12 November 2017 14:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Jalan Sehat Tandai Dimulainya Tahapan Pemilihan Wali Kota Madiun

Seribuan warga Kota Madiun mengikuti jalan sehat KPU yang menandai dimulainya tahapan Pilkada 2018.

Solopos.com, MADIUN — Seribuan warga mengikuti jalan sehat sekaligus launching tahapan Pilkada Kota Madiun, Minggu (12/11/2017) pagi. Jalan sehat ini juga sebagai langkah KPU Kota Madiun untuk mengurangi angka golput dalam agenda Pilkada 2018.

Jalan sehat digelar di sekitar GOR Wilis dan berkeliling Kota Madiun. Sejumlah doorprize disediakan bagi peserta jalan sehat itu. Hadiah utamanya satu unit sepeda motor, kulkas, sepeda gunung, dan hadiah lainnya.

Ketua KPU Kota Madiun, Sasongko, mengatakan ada lebih dari 1.000 warga yang mengikuti jalan sehat ini. Dia menyebut antusiasme warga ini sangat baik sebagai persiapan dalam Pilkada Kota Madiun.

Sasongko menyampaikan kegiatan ini juga untuk meluncurkan tahapan Pilkada 2018 sekaligus sosialisasi kepada warga mengenai pemilihan wali kota dan wakil wali kota Madiun.

Dia menuturkan tahapan Pilkada yang dilakukan KPU Kota Madiun yaitu pembentukan badan ad hoc seperti PPK dan PPS. “Seluruh proses rekrutmen PPK dan PPS sudah selesai. Rencananya 23 November akan dilantik,” jelas Sasongko.

Lebih lanjut, KPU Kota Madiun berharap seluruh warga yang punya hak pilih bisa menyalurkan hak suara mereka di TPS pada 27 Juni 2018. “Jelas tujuannya supaya tidak ada warga yang golput dalam Pilkada 2018 mendatang,” ujar dia.

Ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito, mengatakan untuk seluruh tahapan Pilkada di wilayah Jawa Timur telah berjalan sesuai jadwal. Untuk pembentukan badan ad hoc saat ini telah selesai.

Dia menyebut dalam Pilkada 2018 mendatang, KPU Jatim membutuhkan anggota PPK sebanyak 3.330 orang. Sedangkan anggota PPS dibutuhkan sebanyak 848.547 orang.

Eko mengakui rekrutmen PPK dan PPS di Jatim sempat terkendala minimnya warga yang mendaftar. Saat ini seluruh kursi PPK dan PPS di Jatim telah terisi dan segera dilantik.

“Kami menargetkan pemilih pada Pilkada 2018 yaitu 77,5 persen. Itu termasuk di Kota Madiun,” kata dia.

Seorang peserta jalan sehat, Budi, mengatakan tidak akan melewatkan agenda lima tahunan itu untuk memilih pemimpin Kota Madiun.

lowongan pekerjaan
ASTRA DAIHATSU KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Seni dan Kapitalisasi Ruang Publik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (9/11/2017). Esai ini karya Andi Setiawan, pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah andisemar@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Akhir bulan lalu, tepatnya pada 28-29 Oktober 2017, ¬†diadakan acara…