Jumpa pers FFI 2017 (Okezone) Jumpa pers FFI 2017 (Okezone)
Minggu, 12 November 2017 20:30 WIB JIBI/Solopos.com/Antara Layar Share :

FFI 2017
Daftar Lengkap Pemenang Festival Film Indonesia 2017

Meski mendominasi, Pengabdi Setan tak cukup digdaya untuk menembus kategori Film Terbaik.

Solopos.com, JAKARTA – Penghargaan prestisius sineas perfilman Tanah Air, Festival Film Indonesia (FFI 2017) telah sukses digelar. Malam penghargaan ini berlangsung di Grand Kawanua International City, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/11/2017) malam.

Sesuai dugaan banyak pihak, film bergenre horor besutan Joko Anwar, Pengabdi Setan, mendominasi. Film garapan sutradara Joko Anwar itu berhasil memborong tujuh piala setelah mengantongi 13 nominasi di FFI 2017. Beda tipis dari Pengabdi Setan, film bergenre thriller, Night Bus membawa pulang enam buah piala.

Sayangnya, Pengabdi Setan tak cukup digdaya untuk menembus kategori Film Terbaik. Anugerah paling bergengsi itu justru direbut oleh Night Bus. Mengusung genre thriller, film yang dibintangi Teuku Rifnu Wikana itu berada di urutan kedua sebagai peraih trofi terbanyak FFI 2017, yaitu enam piala.

Sementara diposisi ketiga diisi oleh Posesif yang menyabet kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Sedangkan Kartini dan Cek Toko Sebelahmasing-masing mendapatkan satu trofi.

Lebih lanjut, berikut daftar lengkap pemenang Piala Citra Festival Film Indonesia 2017:

Film Terbaik: Night Bus (NightBus Pictures & Kaninga Pictures)

Sutradara Terbaik – Edwin (Posesif)

Penulis Skenario Asli Terbaik: Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah)

Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Rahabi Mandra & Teuku Rifnu Wikana (Night Bus)

Pengarah Sinematografi Terbaik: Ical Tanjung (Pengabdi Setan)

Pengarah Artistik Terbaik: Allan Sebastian (Pengabdi Setan)

Penata Efek Visual Terbaik: Finalize Studios – Heri Kuntoro & Abby Eldipie (Pengabdi Setan)

Penyunting Gambar Terbaik: Kelvin Nugroho & Sentot Sahit (Night Bus)

Penata Suara Terbaik: Khikmawan Santosa & Anhar Moha (Pengabdi Setan)

Penata Musik Terbaik: Aghi Narottama, Tomy Merle, Bemby Gusti(Pengabdi Setan)

Pencipta Lagu Tema Terbaik: The Spouse – Kelam Malam (Pengabdi Setan)

Penata Busana Terbaik: Gemailla Gea Geriantiana (Night Bus)

Penata Rias Terbaik: Cherry Wirawan (Night Bus)

Pemeran Utama Pria Terbaik: Teuku Rifnu Wikana (Night Bus)

Pemeran Utama Wanita Terbaik: Putri Marino (Posesif)

Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Yayu Unru (Posesif)

Pemeran Pendukung Wanita Terbaik: Christine Hakim (Kartini)

Pemeran Anak Terbaik: Muhammad Adhyat (Pengabdi Setan)

Film Pendek Terbaik: Ruah – Makbul Mubarak

Film Animasi Pendek Terbaik: Lukisan Nafas – Fajar Ramayel

Film Dokumenter Panjang Terbaik: Bulu Mata – Tonny Trimarsanto

Film Dokumenter Pendek Terbaik: The Unseen Words – Wahyu Utami Wati

Lifetime Achievment: Produser Budiyati Adiyoga

 

lowongan pekerjaan
GURU MADRASAH, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Seni dan Kapitalisasi Ruang Publik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (9/11/2017). Esai ini karya Andi Setiawan, pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah andisemar@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Akhir bulan lalu, tepatnya pada 28-29 Oktober 2017,  diadakan acara…