Salah satu adegan dalam film Night Bus. (Youtube) Salah satu adegan dalam film Night Bus. (Youtube)
Minggu, 12 November 2017 12:55 WIB JIBI/Solopos/Antara Layar Share :

FESTIVAL FILM INDONESIA 2017
"Night Bus" Jadi Film Terbaik Kalahkan "Pengabdi Setan"

Film Night Bus meraih kategori film terbaik versi FFI 2017.

Solopos.com, MANADO — Malam penganugerahan penghargaan Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Grand Kawanua International City, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/11/2017) malam, menghadirkan kejutan bagi kru dan pemain film Night Bus.

Film yang diproduseri Darius Sinathrya tersebut menyabet kategori film terbaik menyingkirkan empat pesaingnya yakni Cek Toko Sebelah, Kartini, Posesif, dan Pengabdi Setan. “Kami semua enggak menyangka bisa meraih predikat film terbaik. Masih shock, kami diskusi juga lah 12 nominasi. Buat kami sebuah hal yang besar,” kata Darius di Manado, Sabtu malam.

Sebelumnya, Ketua Bidang Penjurian FFI 2017 Riri Riza mengatakan kelima film ini mewakili keberagaman tema atau genre. Selain itu, kelimanya sudah memiliki gagasan dan tema yang unggul dibanding film-film lainnya.

Selain kategori film terbaik, ajang penghargaan yang telah dilaksanakan sejak 1955 itu juga memberikan apresiasi pada 21 kategori lainnya antara lain sutradara terbaik, penulis skenario asli terbaik, pemeran utama pria terbaik, pemeran utama wanita terbaik, film pendek terbaik.

Berikut daftar lengkap para peraih Piala Citra FFI 2017:
1. Film Terbaik: Night Bus
2. Sutradara Terbaik: Edwin (Posesif)
3. Penulis Skenario Asli Terbaik: Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah)
4. Pemeran Anak Terbaik: Muhammad Adhiyat (Pengabdi Setan)
5. Pemeran Pendukung Wanita Terbaik: Christine Hakim (Kartini)
6. Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Yayu Unru (Posesif)
7. Pemeran Utama Wanita Terbaik: Putri Marino (Posesif)
8. Pemeran Utama Pria Terbaik: Teuku Rifnu Wikana (Night Bus)
9. Penata Busana Terbaik : Gemailla Gea Geriantiana (Night Bus)
10. Penata Rias Terbaik: Cherry Wirawan (Night Bus)
11. Pengarah Artistik Terbaik: Allan Sebastian (Pengabdi Setan)
12. Penata Efek Visual Terbaik: Finalize Studios (Heri Kuntoro, Abby Eldipie) – Pengabdi Setan
13. Penata Musik Terbaik: Aghi Narottama, Tony Merle, Bemby Gusti (Pengabdi Setan)
14. Pencipta Lagu Terbaik: The Spouse – Kelam Malam (Pengabdi Setan)
15. Penata Suara Terbaik: Khikmawan Santosa, Anhar Moha (Pengabdi Setan)
16. Penyunting Gambar Terbaik: Kelvin Nugroho, Sentot Sahid (Night Bus)
17. Film Animasi Pendek Terbaik: Lukisan Nafas (Fajar Ramayel)
18. Film Pendek Terbaik: Ruah (Mabul Mubarak)
19. Film Dokumenter Pendek Terbaik: The Unseen Words (Wahyu Utami Wati)
20. Film Dokumenter Panjang: Bulu Mata (Tony Trimarsanto)
21. Penulis Skenario Adaptasi: Rahadi Mandra, Teuku Rifnu Wikana (Night Bus, adaptasi cerita pendek Selamat karya Teuku Rifnu Wikana)
22. Pengarah Sinematografi: Ical Tanjung (Pengabdi Setan)
23. Penghargaan Lifetime Achievement: Budiyati Abiyoga

lowongan pekerjaan
PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Seni dan Kapitalisasi Ruang Publik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (9/11/2017). Esai ini karya Andi Setiawan, pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah andisemar@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Akhir bulan lalu, tepatnya pada 28-29 Oktober 2017, ¬†diadakan acara…