Potongan rekaman video Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang mempromosikan pariwisata Kota Semarang kepada wisatawan mancanegara. (Instagram-@hendrarprihadi) Potongan rekaman video Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang mempromosikan pariwisata Kota Semarang kepada wisatawan mancanegara. (Instagram-@hendrarprihadi)
Sabtu, 11 November 2017 19:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

WISATA SEMARANG
Sapa Wisatawan Mancanegara, Wali Kota Hendi Tak Lupa Bahasa Jawa

Wisata di Kota Semarang dipromosikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melalui sebuah video.

Solopos.com, SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berusaha mempromosikan pariwisata di kota yang ia pimpin melalui sebuah video. Dalam video tersebut, Hendi—sapaan akrab wali kota Semarang—tak lupa menggunakan bahasa Jawa pada ucapan terima kasih.

Melalui, akun Instagramnya, @hendrarprihadi, Hendi mengunggah video behind the scene promosi pariwisata di Kota Semarang tersebut, Rabu (8/11/2017). Meski dalam promosinya menggunakan bahasa Inggris, Hendi tak lupa melontarkan ucapan terima kasih menggunakan bahasa Jawa kepada wisatawan mancanegara yang menjadi sasarannya. “Welcome to Semarang. Maturnuwun. Assalamualaikum Warrahmatullah wa Barrakatuh,” ucap Hendi.

Bukan Hendi namanya jika tak menyertakan kelucuan di setiap unggahannya di media sosial Instagram. Pada video promosi pariwisata di Kota Semarang itu, orang nomor wahid di ibu kota Jateng tersebut melakukan beberapa kesalahan yang konyol.

Sang wali kota mengaku lupa beberapa kalimat yang harus diucapkan. “Requirement. La aku moco opo meneh iki? La endi? SIng diapalke lagi requirement [Saya baca apa lagi ini? Mana? Yang dihapalkan baru ‘requirement’],” ucap Hendi sambil tertawa kecil.

Kiriman video yang memuat proses pengambilan gambar untuk mempromosikan wisata di Kota Semarang itu pun justru berhasil menghibur warganet. Mereka ramai mengakui kelucuan wali kota Semarang dalam video tersebut. “Haha lucu banget pak,” tulis pengguna akun Instagram @ysuusyyy_06.

Wali kota Idola nek iki. Sederhana. Lucu. Tapi kerja keras. Ora koyok liyane sing ketok e tenanan jebul kerjone guyonan,” ungkap pengguna akun Instagram @isalphp.

Sek sek sek. Ngnti ngakak pak. Lucu tenan bapak walkot iki [Saya sampai terbahak-bahak. Benar-benar lucu pak wali kota],” tulis pengguna akun Instagram @rizalrandre.

Di samping itu, Hendi menyatakan bahasa Jawa tak boleh ditinggalkan meski untuk mempromosikan pariwisata kepada wisatawan mancanegara. “Menyapa Wisatawan dari luar negeri – ‘Matur Nuwun’-nya enggak boleh ketinggalan #SemarangBerbudaya,” tandas sang wali kota Semarang. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Banyak Pelajaran dari Gregoria

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (6/11/2017). Esai ini karya Agus Kristiyanto, guru besar Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga di Universitas Sebelas Maret dan tinggal di Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah aguskriss@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Hari-hari ini adalah periode…