Ketua DPR Setya Novanto memberikan keterangan kepada wartawan terkait statusnya sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/M Agung Rajasa)
Sabtu, 11 November 2017 18:34 WIB JIBI/Solopos/Newswire Politik Share :

Wasekjen Golkar Akui Elektabilitas Partai Turun Karena Setya Novanto

Wasekjen Partai Golkar mengakui elektabilitas partainya mulai turun karena Setya Novanto tersandung kasus korupsi e-KTP.

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Maman Abdurrahman, menegaskan kader partainya di daerah-daerah masih mendukung Setya Novanto sebagai ketua umum.

Dukungan itu masih solid meski Setya Novanto sejak Jumat (10/11/2017) kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP oleh KPK.

“Sampai saat ini belum ada satu pun yang meminta Munaslub [musyawarah nasional luar biasa]. Artinya semua masih solid, karena memang banyak agenda yang jauh lebih diprioritaskan dalam waktu dekat ini,” kata Maman di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017), dikutip Solopos.com dari Suara.com.

Maman mengatakan bagi kader Golkar terutama di daerah menyiapkan partai untuk mengikuti pilkada serentak 2018 jauh lebih penting daripada munaslub. Meski begitu, Maman mengakui elektabilitas Partai Golkar mulai menurun karena kasus Novanto. Namun, hal itu akan teratasi apabila kader Partai Golkar terus bekerja sama.

“Kami tak bisa memungkiri elektabilitas turun, baik langsung maupun tidak. Tapi di lain sisi, kami kedepankan hukum sebagai panglima,” tandasnya.

lowongan pekerjaan
CV SENTRA CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Banyak Pelajaran dari Gregoria

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (6/11/2017). Esai ini karya Agus Kristiyanto, guru besar Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga di Universitas Sebelas Maret dan tinggal di Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah aguskriss@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Hari-hari ini adalah periode…