Sebuah warung dari bambu di selatan warung Soto Sawah, Tohudan, Colomadu, Karanganyar, terguling dihantam angin, Sabtu (11/11/2017). (Iskandar/JIBI/Solopos)
Sabtu, 11 November 2017 20:00 WIB Iskandar/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

Puting Beliung Terjang Colomadu Karanganyar, Warung Pun Terguling

Angin puting beliung menerjang Colomadu, Karanganyar, dan merusak bangunan serta pohon. Bahkan ada warung yang terguling.

Solopos.com, KARANGANYAR — Sejumlah rumah di Kecamatan Colomadu, Karanganyar, rusak diterjang angin puting beliung disertai hujan lebat pada Sabtu (11/11/2017) sore. Selain itu sejumlah cabang pepohonan di beberapa tempat juga patah.

“Anginnya kencang sekali dan berputar-putar. Sehingga seng di teras rumah saya terbang dibawa angin,” ujar salah seorang warga Tohudan, Colomadu, Suyudi, saat membereskan barang-barangnya.

Menurut dia, genting beberapa rumah tetangganya juga beterbangan dihantam angin. Hingga berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa.

Sementara itu salah seorang warga Klegen, Malangjiwan, Colomadu, Kadi, juga mengatakan angin yang bertiup sangat kencang. Akibatnya tulisan gapura besi di Dusun Klegen patah. “Anginnya besar sekali. Sehingga tulisan di gapura dusun [yang terbuat] dari stainless steel bisa patah. Untung tidak menimpa orang yang lalu-lalang di jalan tersebut,” ujar dia.

Kepala Desa Gawanan, Murdiyanto, juga mengatakan beberapa pohon di desanya tumbang. Namun sejauh ini dia tak menerima kabar adanya korban jiwa. “Angin yang bertiup tadi cukup kencang sehingga beberapa pohon tumbang. Pohon yang tumbang di antaranya di Gawanan bagian timur. Selain itu, ada juga yang berbatasan dengan Desa Paulan.”

Pantauan di lapangan sebuah warung dari bambu ukuran kira-kira 4 x 2,5 meter di selatan Warung Soto Sawah Tohudan, terguling. Selain itu kondisi wilayah Tohudan bagian timur gelap gulita akibat aliran listrik PLN padam.

lowongan pekerjaan
GURU MADRASAH, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Banyak Pelajaran dari Gregoria

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (6/11/2017). Esai ini karya Agus Kristiyanto, guru besar Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga di Universitas Sebelas Maret dan tinggal di Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah aguskriss@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Hari-hari ini adalah periode…