Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat mengikuti di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Pool/Ramdani)
Sabtu, 11 November 2017 17:30 WIB JIBI/Solopos/Antara Peristiwa Share :

Diburu Polda Metro, Rizieq Shihab Ceramah di Tablig Akbar Garut

Ceramah Rizieq Shihab kembali muncul di sebuah tablig akbar di Garut.

Solopos.com, GARUT — Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq sudah lama ditunggu oleh Polda Metro Jaya. Hari ini, Sabtu (11/11/2017), suara Rizieq kembali muncul di Garut, Jawa Barat.

Rizieq berceramah tentang persatuan dan kesatuan umat Islam saat acara Tablig Akbar Garut Bumi Persatuan Muslim di Lapang Kerkof, Garut. Ceramah Rizieq ini berbeda dengan para ulama lain yang mendapatkan kesempatan langsung menyampaikan pidato panggung yang dihadiri ribuan orang dari berbagai daerah itu.

Rizieq hadir hanya suaranya saja yang dihubungi langsung melalui telepon seluler menantunya, Alatas, yang hadir dalam acara tablig akbar tersebut.

Sekretaris Panitia Tablig Akbar, Ivan, membenarkan suara langsung Rizieq yang dihubungi oleh menantunya itu. Suara melalui sambungan telepon seluler itu kemudian diperdengarkan di tengah-tengah acara tersebut. “Ia benar itu suara Habib Rizieq yang menelepon langsung dari Mekkah,” kata Ivan.

Ia menyampaikan, komunikasi melalui telepon seluler itu berlangsung kurang lebih 25 menit diakhir pelaksanaan tablig akbar. Pesan yang disampaikan Rizieq, kata dia, intinya tentang persatuan umat, seluruh muslim harus bersatu jangan sampai terpecah belah.

“Secara garis besar, Habib Rizieq memberikan amanat soal persatuan umat terutama dari beberapa kejadian di Garut,” katanya.

Sementara itu, suara Rizieq yang terdengar sayup-sayup diawali dengan menyapa para jamaah yang hadir dalam tablig akbar. Rizieq dalam ceramahnya mengatakan keharusan memahami Alquran dan meyampaikan agar meninggal dunia dalam kondisi sebagai Islam.

“Takwa itu kunci kebahagian,” kata Rizieq yang sesekali mengajak jamaah untuk mengucap takbir.

Tablig akbar tesebut mendapatkan pengamanan yang ketat dari polisi dan anggota TNI yang berjaga-jaga di sekitar lapangan. Penjagaan terlibat bahkan di beberapa ruas jalan kota Garut.

lowongan pekerjaan
PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Banyak Pelajaran dari Gregoria

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (6/11/2017). Esai ini karya Agus Kristiyanto, guru besar Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga di Universitas Sebelas Maret dan tinggal di Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah aguskriss@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO —┬áHari-hari ini adalah periode…