Ilustrasi Operasi Zebra Candi. Polisi berpakaian ala pahlawan nasional (keempat dari kanan) dalam Operasi Zebra Candi 2017 di Jl. A. Yani, Desa Pajnunan, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jateng, Kamis (9/11/2017). (Instagram-@polreskudus)
Sabtu, 11 November 2017 17:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Di Kudus, Operasi Zebra Candi 2017 Didampingi "Pahlawan Nasional"

Operasi Zebra Candi 2017 diramaikan dengan kehadiran para “pahlawan nasional”.

Solopos.com, KUDUS – Kisah unik mencuat di tengah-tengah Operasi Zebra Candi 2017 yang digelar polisi di Jl. A. Yani, Desa Pajnunan, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (9/11/2017). Pada kegiatan yang bertujuan menciptakan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di jalan raya di Kudus itu, tampak hadir beberapa orang yang berpakaian ala pahlawan nasional.

Dikabarkan Polres Kudus melalui media sosial Instagram, Jumat (10/11/2017), orang-orang yang menuatkan kisah unik di tengah Operasi Zebra Candi 2017 itu merupakan polisi anggota Polres Kudus. Bukan hanya pahlawan nasional, beberapa polisi lainnya ada yang mengenakan pakaian tradisional.

Selain itu, dalam operasi tersebut, para pelanggar peraturan lalu lintas bukannya diberikan surat bukti pelanggaran (tilang), namun hanya ditanyai beberapa pertanyaan terkait nama-nama pahlawan di Indonesia. Aksi polisi di Kudus itu tak lepas dari peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November setiap tahunnya.

Wakapolres Kudus Kompol M. Ridwan menjelaskan Operasi Zebra Candi 2017 yang dibumbui dengan kisah unik itu memang dilaksanakan untuk memperingati Hari Pahlawan. “Mereka bertugas bukan untuk menindak pelanggaran melainkan memberi tahu pengendara larangan dalam berkendara,” ujar Ridwan.

Menurutnya, para pengguna jalan dapat menjadi pahlawan dengan cara mematuhi peraturan lalu lintas. “Diharapkan para pengendara bisa menjadi pahlawan dalam tertib berlalu lintas, dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” pungkas Wakapolres Kudus.

Sementara itu, salah seorang pengendara sepeda motor di Jl. A. Yani, Dona, mengaku aksi polisi dalam mengingatkan pengguna jalan agar tertib berlalu lintas itu cukup menarik. Bahkan, dirinya sempat mengajak polisi yang berpakaian ala pahlawan nasional untuk berswafoto.

“Ini momen yang bagus bisa foto sama polisi pakai baju pahlawan. Semoga lebih banyak lagi inovasi di kepolisian kedepannya sehingga dalam mengajak masyarakat untuk taat berlalu lintas polisi tidak terkesan galak tetapi humanis,” kata Dona seperti dikabarkan Polres Kudus melalui media sosial Instagram. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV SENTRA CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Banyak Pelajaran dari Gregoria

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (6/11/2017). Esai ini karya Agus Kristiyanto, guru besar Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga di Universitas Sebelas Maret dan tinggal di Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah aguskriss@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Hari-hari ini adalah periode…