Siswa SMKN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (9/11/2017), mencetak briket eceng gondok (Eichhornia crassipes) untuk bahan bakar pengganti elpiji. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Siswa SMKN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (9/11/2017), mencetak briket eceng gondok (Eichhornia crassipes) untuk bahan bakar pengganti elpiji. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Sabtu, 11 November 2017 16:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra Feature Share :

Foto Briket Eceng Gondok Lawan Elpiji

Briket eceng gondok diharapkan saingi elpiji.

Siswa SMKN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (9/11/2017), menata briket eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang dimaksudkan sebagai bahan bakar pengganti elpiji. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Siswa SMKN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (9/11/2017), menata briket eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang dimaksudkan sebagai bahan bakar pengganti elpiji. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Siswa SMK Negeri 1 Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah memanfaatkan eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai bahan baku pembuatan briket. Sebagaimana didokumentasikan Kantor Berita Antara, Kamis (9/11/2017), briket itu dicetak dan ditata di sekolah mereka yang lokasinya tak terlalu jauh dari Danau Rawapening yang kerap diganggu eceng gondok itu sebagai gulma.

[Baca juga Briket Limbah Kelapa Diekspor]

Sebagai bahan bakar alternatif, briket eveng gondok itu diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar gas alias liquefied petroleum gas (LPG/elpiji). Di samping itu, briket karya kalangan siswa SMKN 1 Bawen tersebut juga diharapkan mampu mengatasi permasalahan eceng gondok yang dianggap sebagai penyebab pendangkalan sungai serta danau.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Banyak Pelajaran dari Gregoria

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (6/11/2017). Esai ini karya Agus Kristiyanto, guru besar Analisis Kebijakan Pembangunan Olahraga di Universitas Sebelas Maret dan tinggal di Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah aguskriss@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO —┬áHari-hari ini adalah periode…