Menteri-menteri Jokowi mendeprok saat foto bersama di pernikahan Kahiyang-Bobby (Facebook Luhut Binsar Pandjaitan) Menteri-menteri Jokowi mendeprok saat foto bersama di pernikahan Kahiyang-Bobby. (Istimewa/Facebook/Luhut Binsar Pandjaitan)
Jumat, 10 November 2017 14:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Viral, Menteri Mendeprok Saat Foto Bersama di Pernikahan Kahiyang-Bobby

Foto menteri mendeprok itu ramai dikomentari warganet, sebagian besar mengaku salut.

Solopos.com, SOLO – Aksi foto bersama  jajaran menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) di resepsi pernikahan Kahiyang-Bobby, Rabu (8/11/2017) malam meninggalkan kesan tersendiri. Tampak dalam foto yang viral, jajaran menteri rela duduk lesehan alias deprok di depan pengantin, istri-istri menteri berdiri berjajar di samping Kahiyang-Bobby dan Presiden Jokowi, istri serta besan berdiri paling pojok.

Foto viral tersebut diunggah di fanpage Facebook Menteri Koordinator Bidang kemaritiman (Menko Maritim) Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (9/11/2017). Dalam caption foto Menko Maritim berusia 70 tahun itu menyoroti kesederhanaan pesta pernikahan putri Jokowi.

Foto menteri mendeprok itu sampai mendapat komentar unik dari aktivis perempuan dari Komunitas Bumi Kecil, Ririn Sefsani. Melalui Facebooknya, Kamis pagi, Ririn mengunggah ulang foto menteri mendeprok. Ririn menganggap foto tersebut keren.

Ia memosisikan foto tersebut adalah sebuah terobosan karena terjadi di negara yang budaya feodal dan partiarkinya sudah seperti mendarah daging. “Foto ini menurutku keren banget dalam sejarah bangsa Indonesia yang feodal, partiarki dan praktik pejabat yang acap kali selalu mau duduk di atas, dilayani dan jaim, ” tulis Ririn Sefsani.

Gambaran menteri yang rela mendeprok sedangkan ibu-ibu berdiri manis di samping pengantin, ditambah dengan presiden dan ibu negara rela berdiri di pojok menurut Ririn adalah gambaran yang keren dan belum pernah ia lihat sebelumnya.

Ririn juga membahas tentang orang-orang yang menganggap itu semua pencirtaan. Menurut Ririn sah-sah saja menganggap foto tersebut pencitraan, namun menurut Ririn aksi tersebut tetap sebuah langkah nyata untuk revolusi mental.

“Mungkin akan ada yang bilang ini by setting, pencitraan atau apalah, monggo! Tapi gaya keseharian yang serupa orang kebanyakan/rakyat, yang mengikis sekat feodal dan patriarki dilakukan oleh pejabat itu langkah baik sebagai jalan mewujudkan revolusi mental,” tambah Ririn Sefsani.

Foto menteri mendeprok itu ramai dikomentari warganet. Sebagian besar komentar salut dengan foto tersebut.

“Kesederhanaan seorang presiden yang membawa dampak luar biasa , baru kali ini lihat foto perjabat bahkan para menteri di sebuah pesta pada duduk di bawah. Benar-benar istana hati,” tulis Ratu Garin Pramoediawardani.

“Dan hebatnya lagi menteri duduk santai untuk berfoto, sesuatu yang sederhana dan orisinal merakyat,” tulis Edukaisen Hia.

“Keren, kompak banget Kabinet Kerja ini, contoh yang baik pemimpin itu harus bekerja sama bersatu misi memajukan Indonesia,” Naya Yatmi.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…