Personel BPBD Sragen bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di jalan Jambangan-Gambiran, Desa Wonorejo, Kedawung, Sragen, Jumat (10/11/2017) malam. (Istimewa/Warijo/Pemdes Pengkok) Personel BPBD Sragen bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di jalan Jambangan-Gambiran, Desa Wonorejo, Kedawung, Sragen, Jumat (10/11/2017) malam. (Istimewa/Warijo/Pemdes Pengkok)
Jumat, 10 November 2017 21:15 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

KECELAKAAN SRAGEN
Pemuda Wonorejo Patah Kaki Gara-Gara Tabrak Pohon Tumbang

Pengendara motor mengalami patah kaki setelah menabrak pohon tumbang di Sumberejo, Sragen.

Solopos.com, SRAGEN — Rosyid, 21, warga Dukuh Sumberejo. Desa Wonorejo, Kedawung, Sragen, mengalami patah setelah terjatuh dari motornya yang menabrak pohon tumbang melintang di tengah jalan Jambangan-Gambiran, Dukuh Sumberejo, Wonorejo, Kedawung, Jumat (10/11/2017) petang.

Pohon itu tumbang gara-gara tiupan angin kencang di wilayah tersebut. Cuaca yang mulai gelap membuat Rosyid tak mengetahui adanya pohon tumbang hingga akhirnya menabrak pohon tersebut.

Kepala Desa Pengkok, Kedawung, Warijo, yang ikut terjun ke lokasi bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, saat dihubungi Solopos.com, Jumat malam, menyampaikan informasi tersebut. “Pohon tumbang itu terjadi pada pukul 17.30 WIB karena akar pohonnya yang rapuh tak mampu menahan pohon yang besar. Diameter pohon jenis trembesi itu mencapai 80 sentimeter. Pada 17.45 WIB, dari arah Jambangan ada pemuda melaju mengendarai motor. Laki-laki itu tidak tahu kalau ada pohon tumbang akhirnya langsung menabrak pohon tumbang itu,” ujar Warijo.

Warijo mengatakan pemuda itu bernama Rosyid itu mengalami patah tulang pada salah satu kakinya. Rosyid pun langsung dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

“Saya tidak mengecek kaki mana yang patah. Motornya yang saya tahu merek Honda. Selebihnya tidak begitu jelas. Hantaman motor korban mengenai pohon utama sampai kulit pohon mengelupas,” ujarnya.

Evakuasi pohon dilakukan BPBD dibantu warga sekitar berlangsung selama 30 menit dengan menggunakan dua unit gergaji mesin. Warijo menyebut ada delapan orang personel BPBD yang terjun ke lokasi. Evakuasi pohon selesai pukul 19.30 WIB.

Camat Kedawung Hiladawati Aziroh menyatakan tidak ada puting beliung tetapi hanya ada satu pohon tumbang di wilayah Wonorejo. Dia membenarkan ada satu orang mengalami luka-luka karena menabrak pohon tumbang itu.

lowongan pekerjaan
GURU MADRASAH, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Presiden Mantu, UKM Terbantu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (7/11/2017). Esai ini karya Suharno, dosen di Program Studi Akuntansi dan Magister Manajemen Universitas Slamet Riyadi Solo. Alamat e-mail penulis adalah suharno_mm_akt@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi memang pribadi yang…