Tim SAR gabungan tengah mengevaluasi jenazah korban yang hanyut di Sungai Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/11/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Basarnas Jateng) Tim SAR gabungan tengah mengevaluasi jenazah korban yang hanyut di Sungai Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/11/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Basarnas Jateng)
Jumat, 10 November 2017 22:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KECELAKAAN AIR
Cuci Baju di Kali, Perempuan Paruh Baya Hanyut

Kecelakaan air menimpa perempuan paruh baya, Dastri, 51, di Sungai Sragi, Pekalongan.

Solopos.com, PEKALONGAN Seorang perempuan paruh baya, Dastri, 51, hanyut di Sungai Sragi, Kabupaten Pekalongan, Kamis (9/11/2017). Ia mengalami kecelakaan air saat tengah mencuci pakaian dan peralatan dapur.

Hanyutnya korban yang merupakan warga Dukuh Kalijambe, Desa Kalijambe, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, itu semula tidak diketahui warga. Pihak keluarga korban juga tak mengetahui jika korban mengalami kecelakaan air. Pihak keluarga hanya panik karena Dastri tak kunjung pulang setelah sebelumnya pamit ke sungai untuk mencuci baju.

Dilansir dari siaran pers Basarnas Jateng yang diterima Semarangpos.com, Jumat (10/11/2017), keluarga korban dibantu warga sempat melakukan pencarian. Tapi, mereka hanya menemukan pakaian dan peralatan dapur milik korban di tepian Sungai Sragi.

Akhirnya, keluarga korban pun melaporkan peristiwa itu ke Basarnas Jateng. Tim SAR gabungan langsung menindaklanjuti laporan itu dan melakukan pencarian.

Setelah melakukan pencarian, warga yang tenggelam di salah satu sungai di Pekalongan itu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tak jauh dari lokasi mencuci baju. Korban ditemukan pada Jumat siang sekitar pukul 11.30 WIB.

“Korban kami temukan pada hari ini [Jumat] pukul 11.30 WIB, dalam keadaan meninggal dunia. Kami temukan kurang lebih 1 km dari lokasi kejadian” ujar Komandan tim SAR Basarnas Jateng,Hardi Amanurijal, dalam siaran pers kepada Semarangpos.com, Jumat.

Hardi menyebutkan pencarian warga tenggelam itu dilakukan dengan cara menyisir pinggiran sungai dengan menggunakan perahu karet. Korban, lanjut Hardi, mengalami kecelakaan air di Sungai Sragi, Pekalongan, setelah sebelumnya sempat terpeleset hingga terbawa arus sungai yang deras. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
ASTRA DAIHATSU KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Presiden Mantu, UKM Terbantu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (7/11/2017). Esai ini karya Suharno, dosen di Program Studi Akuntansi dan Magister Manajemen Universitas Slamet Riyadi Solo. Alamat e-mail penulis adalah suharno_mm_akt@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi memang pribadi yang…