Sarasehan Pembinaan Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa di Gedung Diklat Kota Madiun, Kamis (17/3/2016). (Facebook-Humas Protokol Madiun Kota)
Jumat, 10 November 2017 11:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

20 Penghayat Kepercayaan di Bantul Masih Kosongkan Kolom Agama

Masyarakat Bantul masih belum ada yang menanyakan perihal penghayat kepercayaan untuk dapat dicantumkan dikolom agama

Solopos.com, BANTUL--Masyarakat Bantul masih belum ada yang menanyakan perihal penghayat kepercayaan untuk dapat dicantumkan dikolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK).

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, Bambang Purwadi mengatakan saat ini belum ada warga di Bantul yang menanyakan perihal itu.

Dia mengatakan di Bantul sendiri tidak banyak penganut penghayat atau yang mengosongkan KTP nya. “Untuk yang penghayat atau masih dikosongi agama di KTP ada 20 orang,” ujar Bambang, Kamis (9/11/2017).

Terkait penempatan penghayatan di kolom agama sendiri Bambang belum bisa memastikan. Dia juga mengatakan kemungkinan kolom bisa tersendiri, karena kewenangan pemerintah pusat.

Untuk saat ini sendiri perihal permasalahan penghayat boleh dicantumkan di KTP Bambang juga masih menunggu.

“Kami menunggu kordinasi dari kementerian dalam negeri dari Dirjen Disdukcapil, karena perlu penyesuaian Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan perlu regulasi level Undang-Undang disesuaikan,” ujar Bambang.

lowongan pekerjaan
ASTRA DAIHATSU KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Presiden Mantu, UKM Terbantu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (7/11/2017). Esai ini karya Suharno, dosen di Program Studi Akuntansi dan Magister Manajemen Universitas Slamet Riyadi Solo. Alamat e-mail penulis adalah suharno_mm_akt@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi memang pribadi yang…