Muhaimin Iskandar memberikan kuliah umum di hadapan para akademisi di Kampus Fisipol Undip, Tembalang, Kota Semarang, Jateng, Rabu (30/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Muhaimin Iskandar memberikan kuliah umum di hadapan para akademisi di Kampus Fisipol Undip, Tembalang, Kota Semarang, Jateng, Rabu (30/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Kamis, 9 November 2017 16:30 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Politik Share :

PILPRES 2019
PKB Klaim Jokowi Butuh Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres

PKB mengklaim Presiden Jokowi butuh sosok seperti Muhaimin Iskandar sebagai cawapres di Pilpres 2019.

Solopos.com, JAKARTA — Anggota Dewan Syuro DPP PKB, Maman Imanul Haq, mengatakan partainya memastikan akan mengusung Presiden Jokowi untuk Pilpres 2019. Meski demikian, dia mengklaim sebagian kalangan meminta Ketua Umum Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk menjadi pesaing Jokowi.

Maman mengakui bahwa Presiden Jokowi berhasil dalam membangun infrastruktur selama memimpin Indonesia, namun masih ada kekurangannya. Kelemahan itu, ujarnya, adalah pada sektor pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam membangun isu-isu agama yang terus “digoreng” menjelang Pilkada maupun Pilpres mendatang.

Dia memprediksi isu SARA sebagaimana merebak pada sejumlah pilkada masih akan berkembang hingga Pilpres 2019. Karena itu, ujarnya, diperlukan sosok pendamping Jokowi dari kalangan Islam moderat dan damai untuk menghadapi radikalisme. Sosok itu, kata Maman, adalah Cak Imin.

Maman menilai Cak Imin akan melanjutkan perjuangan Gus Dur dalam mengembangkan Islam yang damai, toleran, dan komitmen terhadap PBNU Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. “Jadi, kalau sebagai cawapresnya Jokowi di 2019, sosok Cak Imin itu memang dibutuhkan,” ujarnya meski proses pilpres baru dimulai delapan bulan lagi.

Dia menilai munculnya sosok Cak Imin sebagai cawapres merupakan dorongan partisipatif dari relawan di daerah-daerah.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…