Puan Maharani. Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP, Puan Maharani (tengah), berfoto bersama kader PDIP Jateng seusai melantik kader Banteng Muda Indonesia di Kantor DPD PDIP Jateng, Semarang, Rabu (8/11/2017) malam. (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Kamis, 9 November 2017 11:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
Usung Calon di Pilgub Jateng, PDIP Tak Pedulikan Kasus e-KTP

Pilkada 2018, isu korupsi KTP elektronik atau e-KTP membayangi calon incumbent dari PDI Perjuangan.

Solopos.com, SEMARANG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku tidak terganggu dengan kasus korupsi KTP elektronik atau e-KTP dalam memberikan rekomendasi kepada calon yang akan diusung untuk maju dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) atau tepatnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018.

Seperti diketahui, saat ini, salah seorang kader PDIP yang juga calon incumbent atau petahana, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kerap disebut-sebut keterlibatannya dalam kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong. Meski demikian, Ketua Bidang Politik dan Keamanan PDIP, Puan Maharani, menilai kasus e-KTP itu tidak membuat popularitas Ganjar turun.

Puan bahkan menilai calon incumbent dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018 masih berpeluang besar maju. “Pilgub Jateng [tahap pemungutan suara] yang akan berlangsung tahun depan, tentu akan memunculkan beberapa nama baru. Namun, dunia politik itu penuh kejutan sehingga siapa saja bisa terpilih maju menjadi calon gubernur yang diusung PDIP,” tutur Puan saat melantik kader Banteng Muda Indonesia (BMI) di Kantor DPD PDIP Jateng atau yang akrab disebut Panti Marhaen, Semarang, Rabu (8/11/2017) malam.

Meski calon incumbent masih memiliki elektabilas yang tinggi, berdasar hasil survei yang digelar PDIP, Puan belum bisa memastikan  rekomendasi diberikan kepadanya. Puan mengaku bahwa PDIP tidak akan terburu-buru dalam menentukan calon yang akan diusung pada Pilgub 2018. “Sebagai salah satu basis terbesar PDIP, Jawa Tengah tidak mau terburu-buru dalam menentukan calon yang akan maju di Pilgub. Masih ada waktu dua bulan lagi sebelum tanggal 7 Januari 2018 yang merupakan batas akhir pendaftaran calon gubernur,” ujar putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu.

Puan menambahkan selain Pilgub, PDIP juga harus memenangi pilkada di tujuh kabupaten dan kota di Jateng. Oleh karenanya, ia pun meminta seluruh kader untuk bekerja keras memenangi pilkada tingkat kabupaten dan kota maupun Pilgub Jateng 2018.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV SENTRA CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…