Sejumlah polisi memeriksa lokasi pencurian motor di Masjid Al-Hidayah Dukuh Pantirejo RT 006, Desa Tegaldowo, Gemolong, Sragen, Kamis (9/11/2017) siang. (Istimewa/AKP Supadi/Polsek Gemolong) Sejumlah polisi memeriksa lokasi pencurian motor di Masjid Al-Hidayah Dukuh Pantirejo RT 006, Desa Tegaldowo, Gemolong, Sragen, Kamis (9/11/2017) siang. (Istimewa/AKP Supadi/Polsek Gemolong)
Kamis, 9 November 2017 15:37 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

PENCURIAN SRAGEN
Honda Beat Warga Gemolong Raib saat Ditinggal Salat Magrib

Seorang warga Gemolong, Sragen, kehilangan sepeda motor saat Salat Magrib di masjid.

Solopos.com, SRAGEN — Sepeda motor Honda Beat keluaran 2013 berpelat nomor AD 5081 AJE milik Rohmadi, 42, warga Dukuh Pantirejo RT 005, Tegaldowo, Gemolong, raib saat ditinggal Salat Magrib di Masjid Al-Hidayah di Dukuh Pantirejo RT 006, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Sragen, Rabu (8/11/2017).

Rohmadi pulang dengan gigit jari karena barang senilai Rp9 juta itu hilang. Kapolsek Gemolong AKP Supadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi Solopos.com, Kamis (9/11/2017), menjelaskan peristiwa pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu terjadi pada Rabu pukul 18.00 WIB. Saat itu sepeda motor Rohmadi diparkir di pinggir jalan samping Masjid Al-Hidayah.

“Kemudian Rohmadi memasuki masjid dan menunaikan ibadah Salat Magrib bersama warga lainnya. Setelah selesai salat berjamaah, Rohmadi hendak pulang tetapi tidak mendapati motornya. Padahal STNK [surat tanda nomor kendaraan] motor itu juga disimpan di dalam jok motor. Rohmadi sempat menanyakan keberadaan motor itu kepada warga sekitar tetapi tak satu pun orang yang tahu,” ujar Supadi.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Gemolong. Supadi menerjunkan tim Unit Reskrim untuk menyelidiki perkara itu. Tim memeriksa lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Setidaknya ada dua saksi yang dimintai keterangan polisi, yakni Agung, 30, dan Muh. Dafa, 15, keduanya warga setempat.

“Modus yang digunakan pencuri menggunakan kunci palsu untuk mengambil motor korban. Dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sampai Rp9 juta. Kami masih berkoordinasi dengan Resmob Polres Sragen untuk melacak keberadaan pencuri motor itu,” tambahnya.

lowongan pekerjaan
OPTION EXECUTIVE KTV & BAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…