Kamis, 9 November 2017 00:25 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Internasional Share :

Kroasia Tantang Yunani, Modric Bisa Bungkam Kritik

Korasia vs Yunani tersaji di babak play off Piala Dunia 2018.

Solopos.com, ZAGREB — Luka Modric menjadi salah satu sasaran kritik pendukung Real Madrid dalam kekalahan beruntun dari Girona dan Tottenham Hotspur beberapa waktu lalu. Padahal, gelandang mungil asal Kroasia ini jarang mengecewakan pendukung klubnya.

Performa Modric memang terlihat menurun. Dalam data yang dirilis Marca, pemilik operan akurat itu tercatat 26 kali kehilangan bola dalam dua penampilan terbarunya itu. Akhir pekan lalu, Madrid memang bangkit dengan menang telak 3-0 atas Las Palmas di Liga Primera. Tapi dalam pertandingan itu, Modric hanya dipajang di bangku cadangan tanpa diberi kesempatan turun satu menit pun oleh Manajer Madrid, Zinedine Zidane.

Grafis penurunan penampilan Modric itu bisa jadi membuat Kroasia waswas. Vatreni, julukan Kroasia, berharap Modric kembali ke performa terbaiknya ketika menghadapi duel krusial melawan Yunani pada leg pertama play-off Piala Dunia 2018 Zona Eropa di Stadion Maksimir, Zagreb, Jumat (10/11/2017) pukul 02.45 WIB. Jika berhasil kembali ke penampilan puncak, Modric sekaligus akan membungkam kritik meski di panggung yang berbeda.

“Itu bukan isu serius. Luka tidak pernah mengecewakan tim nasional,” tegas Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, seperti dikutip Indianexpress.com, Rabu (8/11/2017).

Modric sendiri tak bisa menutupi kesedihannya gagal menyelamatkan Madrid dalam dua pertandingan tersebut. “Kalah ketika bermain untuk Real Madrid sangat berat dibandingkan bersama tim mana pun. Sepak bola bisa seperti itu [kejam]. Beberapa hal bisa terjadi. Musim lalu kami melewati ujian seperti itu, dan kami selalu bisa bangkit,” ujar Modric.

Modric akan dipasangkan dengan gelandang Barcelona, Ivan Rikitic. Meski di level klub keduanya bermusuhan, Modric dan Rakitic harus bahu-membahu mengawal lini tengah Kroasia ketika menjamu Yunani yang dikenal dengan strategi ultradefensif.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pelajaran Pahit dari Eks PG Colomadu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (1/11/2017). Esai ini karya Guntur Wahyu Nugroho, seorang pemerhati dinamika Kota Solo dan sekitarnya. Alamat e-mail penulis adalah gunturwn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Prakarsa kunjungan komunitas Soeracarta Heritage Society ke eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Minggu,…