Karyawan menghitung uang logam yang digunakan Eko Margono dan Ernawati untuk membeli sepeda motor sport Kawasaki Ninja 250 Fi di dealer Kawasaki di Madiun. (Instagram @kawasaki_madiun) Karyawan menghitung uang logam yang digunakan Eko Margono dan Ernawati untuk membeli sepeda motor sport Kawasaki Ninja 250 Fi di dealer Kawasaki di Madiun. (Instagram @kawasaki_madiun)
Kamis, 9 November 2017 19:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

KISAH UNIK
Pasutri Beli Kawasaki Ninja Pakai Uang Logam Rp42 Juta di Madiun

Warganet digegerkan dengan aksi pasutri yang membeli sepeda motor dengan uang logam Rp42 juta.

Solopos.com, MADIUN — Pasangan suami istri (pasutri), Eko Margono dan Ernawati, mewujudkan impian mereka membeli sepeda motor sport Kawasaki Ninja 250 Fi. Uniknya pasangan itu membeli sepeda motor sport itu menggunakan uang logam Rp42 juta.

Pembelian sepeda motor sport dengan menggunakan uang logam terjadi di dealer Kawasaki di Madiun, Jawa Timur.

Informasi mengenai pembelian sepeda motor Kawasaki Nija dengan uang receh tersebut diunggah admin Instagram @kawasaki_madiun, Rabu (8/11/2017). Dalam postingan di Instagram itu juga dilengkapi empat foto berupa uang logam yang ditaruh di meja panjang, petugas dealer Kawasaki yang menghitung uang receh tersebut, serta foto bapak ibu beserta anak berpose di dekat sepeda motor Kawasaki.

Diterangkan, pasangan tersebut setiap hari menyimpan uang receh ke dalam kaleng roti. Selama 2 tahun, telah terkumpul uang hingga Rp42 jutaan. “Tiap hari setiap ada uang logam disimpan di kaleng roti,” tulis admin @kawasaki_madiun yang dikutip Madiunpos.com, Kamis (9/11/2017).

Uang logam tersebut terdiri atas uang logam pecahan Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp100. Setelah pembayaran dilakukan, pasangan tersebut berhak membawa pulang sepeda motor Kawasaki Ninja.

Dikutip dari laman kawasaki-motor.co.id, harga sepeda motor Kawasaki Ninja 250 dibanderol Rp59.800.000 untuk on the road (OTR) Jabodetabek.

Lebih lanjut, admin Kawasaki Madiun menutup postingan tersebut dengan menyampaikan “jangan mengabaikan uang receh”.

Postingan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Ada warganet yang salut dengan keuletan pasangan tersebut dalam menyimpan uang receh. Namun, ada pula yang menganggap aksi tersebut sebagai pencari sensasi.

Pengguna akun @ci.unk_takahashi93 menyampaikan akan meniru cara Eko Margono untuk mendapatkan sepeda motor idaman. Dia mengaku saat ini sedang bekerja keras untuk membeli Kawasaki Ninja 250 Fi berwarna hijau.

“Makasih banyak Pak, sudah menjadi inspirasi buat saya,” tulis dia di kolom komentar.

Pengguna akun @yue_speed46 justru lebih respek kepada karyawan yang menghitung uang logam tersebut. Dia menganggap pembeli yang membawa uang logam hanya mencari sensasi belaka.

Nabung pake recehan 2th. Sudah jelas sengaja ngerjain pegawai dealer biar ngitung. Dan biar dia tenar masuk berita. Hahaha,” tulis akun tersebut di kolom komentar.

lowongan pekerjaan
PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Seni dan Kapitalisasi Ruang Publik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (9/11/2017). Esai ini karya Andi Setiawan, pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah andisemar@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Akhir bulan lalu, tepatnya pada 28-29 Oktober 2017,  diadakan acara…