Sejumlah warga tengah melihat kondisi dua truk boks yang terlibat tabrakan di jalur jalan Kudus-Pati, km 11 wilayah Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (9/11/2017). Akibat kecelakaan tersebut dua korban meninggal dunia. (JIBI/Solopos/Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif) Sejumlah warga tengah melihat kondisi dua truk boks yang terlibat tabrakan di jalur jalan Kudus-Pati, km 11 wilayah Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (9/11/2017). Akibat kecelakaan tersebut dua korban meninggal dunia. (JIBI/Solopos/Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Kamis, 9 November 2017 11:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan Semarang Share :

KECELAKAAN KUDUS
2 Truk Boks Tabrakan, Sopir dan Kernet Tewas

Kecelakaan maut terjadi di jalur jalan Kudus-Pati dengan melibatkan 2 unit truk boks yang sopir dan kernetnya tewas di tempat.

Solopos.com, KUDUS — Tabrakan maut terjadi antara dua truk boks di jalur jalan Kudus-Pati km 11, wilayah Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (9/11/2017). Akibat kecelakaan di Kudus itu dua orang meninggal dunia.

Kedua korban yang meninggal di tempat kejadian dalam kecelakaan di Jekulo, Kudus, Jateng itu adalah sopir dan kernet truk boks berpelat nomor B 9933 JO yang melaju dari arah Surabaya menuju Semarang.

Menurut salah seorang warga Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Zulaeha, tabrakan diperkirakan terjadi pukul 05.00 WIB. “Saya mengetahui ketika sedang di rumah mendengar suara tabrakan,” ujarnya.

Setelah melihat ke luar, kata dia, ternyata terjadi tabrakan truk boks berwarna merah berpelat nomor D 8321 FY yang melaju dari arah Semarang menuju Surabayat dengan truk boks berwarna hijau yang melaju dari arah Surabaya menuju Semarang. Kala itu, truk berwarna hijau ia lihat berada di jalur truk berwarna merah.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi Lalu Lintas Polres Kudus Iptu Sucipto menjelaskan bahwa kecelakaan itu diduga terjadi karena sopir mengantuk. Pukul 05.00 WIB sebagaimana waktu terjadinya kecelakaan di Jekulo, Kudus itu tergolong rawan mengantuk bagi para sopir yang mengoperasikan kendaraan melewati jalur tersebut.

“Untuk memastikan penyebab kecelakaan, menunggu hasil penyelidikan karena bisa juga karena sopir truk berwarna hijau berupaya mendahului kendaraan lain, kemudian terjadi tabrakan,” ujarnya.

Jika melihat posisi tabrakan, kata dia, sopir truk boks bernopol B 9933 JO yang berjalan dari arah timur atau Surabaya berjalan “melambung” ke kanan, sehingga mengakibatkan terjadinya tabrakan karena dari arah berlawanan muncul truk boks bernopol D 8321 FY.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia, yakni sopir dan kernet truk bernopol B 9933 JO, sedangkan sopir truk berwarna merah sudah lebih dahulu dievakuasi ke rumah sakit. “Kami belum mengetahui kondisi terakhir sopir truk merah,” ujarnya.

Terkait dengan penerangan jalan di tempat itu, kata dia, bisa dikoordinasikan dengan pemda setempat, jika memang perlu penambahan penerangan. Kernet truk boks berwarna merah, Dani Ramdani, mengakui saat kejadian kondisi jalan cukup gelap.

“Truk boks yang menabrak truk yang ditumpanginya melaju kencang dan sopir juga belum sempat banting stir,” ujarnya. Terkait dengan kondisi sopirnya yang bernama Jejen Nana Sabna asal Cimahi, kata Dani asal Yogyakarta itu, dirinya tidak mengetahui karena langsung dilarikan ke rumah sakit.

Arus lalu lintas yang melintasi Jalan Kudus-Pati, di Desa Klaling, sempat mengalami kepadatan karena dilakukan evakuasi korban meninggal, yakni sopir dan kernet truk boks bernopol B 9933 JO, yang selesai sekitar pukul 08.15 WIB.

Meninggalnya sopir dan truk tersebut karena tergencet bodi truk yang ringsek cukup parah setelah menabrak truk boks dari arah berlawanan, sedangkan proses evakuasinya juga cukup sulit. Truk boks berwarna merah juga mengalami kerusakan, namun kerusakan cukup parah pada bodi truk yang berada tepat di bagian tempat duduk sopir.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV SENTRA CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…