Tamu undangan pernikahan Kahiyang Ayu menaiki becak melintas di Jl. Letjen Suprapto, Sumber, Banjarsari Solo, Rabu (8/11/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Tamu undangan pernikahan Kahiyang Ayu menaiki becak melintas di Jl. Letjen Suprapto, Sumber, Banjarsari Solo, Rabu (8/11/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Kamis, 9 November 2017 19:42 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Solo Share :

JOKOWI MANTU
Tukang Becak Pengantar Tamu Kahiyang Tagih Janji Sumsuman

Para tukang becak yang bertugas mengantar tamu resepsi Kahiyang menagih janji sumsuman.

Solopos.com, SOLO — Sejumlah tukang becak yang berpartisipasi dalam pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dengan M. Bobby Afif Nasution pada Rabu (8/11/2017) menunggu janji Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo terkait agenda sumsuman.

Janji ini disampaikan Rudy saat pembagian seragam batik petugas lapangan pernikahan Kahiyang-Bobby pada Sabtu (4/11/2017) lalu. “Sumsuman itu kan seperti syukuran. Kalau tradisi di sini biasanya ada pertemuan, syukuran karena tugas sudah selesai,” kata seorang tugas becak di citywalk Jl. Slamet Riyadi, Joko Pramono, 64, saat berbincang dengan Solopos.com, Kamis (9/11/2017). (Baca: Ditugasi Antar Jemput Tamu Resepsi Kahiyang, 50 Tukang Becak Dicek Kesehatannya)

Menurut Joko, di kalangan tukang becak yang kemarin bertugas mengantarkan tamu Jokowi mantu sudah beredar informasi rencana penyelenggaraan sumsuman bagi para petugas lapangan akan digelar Sabtu (11/11/2017). Namun mereka belum dapat kepastian lagi terkait informasi tersebut.

“Jamnya belum tahu, jadi apa enggak juga belum tahu. Mudah-mudahan sih jadi,” ujar dia.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengerahkan 50 shuttle becak untuk mengantar jemput tamu Jokowi dari lapangan parkir menuju gedung Graha Saba Buana. Sebelum bertugas mereka diberi pembekalan, dicek kesehatan, hingga diberi fasilitas seragam batik yang dipakai pada hari H.

“Ya kami tidak mengharap diberi yang lain-lain, honor, atau yang lainnya, hanya ingin bisa syukuran bersama-sama,” tutur Joko. (Baca: Seragam Batik Wahyu Tumurun untuk Tukang Becak Mantenan Kahiyang, Ini Maknanya)

Ketua Forum Komunikasi Keluarga Becak (FKKB), Sardi Ahmad, juga berharap agenda sumsuman yang sempat disampaikan Wali Kota Rudy terealisasi. Menurut dia, sumsuman bukan sekadar agenda syukuran tapi juga bisa menjadi ajang evaluasi.

Dalam tradisi ini orang yang terlibat bukanlah mengharapkan uang atau honor pengganti lelah, tapi sebagai sarana evaluasi. “Jadi tidak langsung bubar begitu saja. Ibarat terlibat dalam suatu acara kalau ada evaluasi kan bagus. Kekurangannya apa? Siapa tahu ada perhelatan besar lagi di Solo yang mau melibatkan tukang becak,” kata Sardi.

Menurut Sardi, dalam ajang Jokowi mantu kemarin jumlah tukang becak yang terlibat menyediakan armada shuttle hanya 50. Namun, sebelumnya banyak sekali tukang becak yang ingin ikut berpartisipasi meski tanpa bayaran sekalipun.

“Enggak dapat bayaran saja banyak yang mau ikut. Namun sayangnya Pemkot hanya membatasi 50 tukang becak, ya sudah enggak apa-apa,” ujar dia.

Menurut dia, keterlibatan tukang becak dalam hajat mantu Presiden Jokowi adalah hal wajar. Apalagi Jokowi sangat dekat dengan kalangan tukang becak. Sardi mengingat saat Jokowi masih menjadi Wali Kota Solo banyak membuat kebijakan yang berpihak pada tukang becak.

“Contohnya rencana pembangunan selter di depan Stasiun Purwosari dulu kami kawal, kami sering komunikasi dengan Jokowi. Itu sangat merugikan tukang becak jadi akhirnya Jokowi membatalkan rencana pembangunan selter di Purwosari.”

Di Solo, becak termasuk armada transportasi tradisional yang masih terus diuri-uri hingga saat ini sehingga masih bisa eksis di tengah perkembangan teknologi. Seperti diketahui, beberapa hari sebelum hari H pernikahan Kahiyang Bobby, Rudy mengumpulkan 50 tukang becak, 57 petugas kebersihan, 20 anggota Linmas Sumber, 20 anggota Linmas Banyuanyar, serta 73 amggota Linmas kota dan Satpol PP.

Mereka diberi pembekalan kemudian Rudy menyampaikan rencana sumsuman jika acara pernikahan sudah selesai. “Nanti saat sumsuman kita bisa lihat video pernikahannya Kahiyang dan Bobby,” kata Rudy saat itu.

lowongan pekerjaan
PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…