Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono, menyalami anggota polisi seusai pembubaran giat Operasi Bengawan Candi di halaman Stadion Manahan Solo, Kamis (9/11/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono, menyalami anggota polisi seusai pembubaran giat Operasi Bengawan Candi di halaman Stadion Manahan Solo, Kamis (9/11/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Kamis, 9 November 2017 13:15 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

JOKOWI MANTU
Operasi Bengawan Candi Berakhir, Kapolda Jateng: Tak Ada Gangguan Kamtibmas

Operasi Bengawan Candi berakhir setelah hajatan mantu Presiden Jokowi Rampung.

Solopos.com, SOLO — Polda Jateng resmi membubarkan giat Operasi Bengawan Candi untuk mengamankan pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Selama pelaksanaan Operasi Bengawan Candi, Senin-Kamis (6-9/11/2017), aparat tidak menemukan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono, mengatakan Operasi Bengawan Candi resmi dibubarkan setelah acara pernikahan putri Presiden Jokowi, Rabu (8/11/2017) malam, selesai. Jumlah personel yang diterjunkan dalam operasi ini sebanyak 3.669 personel yang berasal dari 35 polres dan polresta di wilayah Polda Jateng.

“Pengamanan VIP/VVIP di Kota Solo berakhir Kamis dini hari. Presiden Jokowi sudah kembali ke Jakarta. Kami langsung memulangkan anggota ke daerahnya masing-masing,” ujar Kapolda kepada wartawan seusai apel pembubaran pasukan di Stadion Manahan Solo, Kamis.

Kapolda mengatakan pengamanan di Kota Solo setelah Operasi Bengawan Candi selesai diserahkan ke Polresta Solo. Polda Jateng, lanjut dia, tidak menemukan adanya gangguan kamtibmas selama pelaksanaan acara pernikahan putri Presiden Jokowi. (baca: Operasi Bengawan Candi 4 Hari, Petugas Dilarang Bawa Senpi)

“Kami tidak menemukan adanya kemacetan lalu lintas di kota Solo selama prosesi pernikahan Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution. Ekonomi Kota Solo tetap bergerak meskipun banyak tamu dari luar daerah datang ke Solo,” kata dia.

Kapolda menjelaskan acara pernikahan putri Presiden Jokowi justru menghidupkan semua sektor ekonomi di Solo. Warga yang tinggal disekitar kediaman Presiden ikut mendapatkan berkah dari banyaknya tamu undangan yang datang.

“Kami mendapatkan laporan tamu VIP/VVIP mulai dari menteri, wakil presiden, bupati dan wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur, serta artis sudah kembali ke Jakarta,” kata dia. (baca pula: Tamu Undangan Pulang, Perempatan Sumber Solo Sempat Macet)

Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan situasi kondisi Kota Solo setelah acara pernikahan putri Presiden Jokowi relatif kondusif. Warga di sekitar kediaman Presiden Jokowi sudah beraktivitas seperti biasanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua kapolres dan kapolresta di Jateng yang telah membantu mengirimkan anggotanya ke Solo,” kata dia.

Dia mengatakan selama Operasi Bengawan Candi tidak ada laporan kasus kriminal di Kota Solo. Menurut Kapolresta, tamu VIP dan VVIP yang datang ke Solo sangat nyaman dan terbantu dengan keberadaan anggota Polri.

lowongan pekerjaan
PERUSAHAAN TEKSTIL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…