Petugas kebersihan menyapu sampah di jalan depan Gedung Graha Saba Buana saat pernikahan Kahiyang-Bobby, Rabu (8/11/2017). (Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos) Petugas kebersihan menyapu sampah di jalan depan Gedung Graha Saba Buana saat pernikahan Kahiyang-Bobby, Rabu (8/11/2017). (Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos)
Kamis, 9 November 2017 17:35 WIB Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos Solo Share :

JOKOWI MANTU
Hajatan Pernikahan Kahiyang-Bobby Hasilkan 8 Ton Sampah

Hajatan pernikahan putri Jokowi, Kahiyang Ayu, dengan Bobby Nasution menghasilkan 8 ton sampah.

Solopos.com, SOLO — Volume sampah Kota Bengawan bertambah delapan ton selama dua hari pelaksanaan hajatan pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution, Selasa-Rabu (7-8/11/2017).

Kepala Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo Hasta Gunawan mengatakan sumbangan sampah terbesar adalah sisa dekorasi, seperti janur, pelepah pisang tidak terpasang, dan bunga. Selain itu ada sampah sisa makanan.

“Selama dua hari sejak prosesi siraman, midodareni, hingga resepsi sampahnya mencapai 8 ton lebih,” ungkap dia ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/11/2017). (Baca: Cerita Polwan Solo Temukan Berlian Milik Tamu Kahiyang yang Hilang)

Selama hajatan pernikahan putri Presiden itu, Pemkot menerjunkan 57 petugas, delapan orang di antaranya petugas jaga toilet, lima koordinator dan 44 sisanya petugas kebersihan termasuk driver. Mereka terbagi dalam dua sif, yakni sif pertama pukul 05.00 WIB-pukul 17.00 WIB dan sif kedua pukul 17.00 WIB sampai malam hari. Para petugas kebersihan ini selain berseragam batik khusus, juga dilengkapi ID card yang diterbitkan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Mereka bertugas membersihkan Jl. Letjen Suprapto mulai dari persimpangan Sumber, area gedung Graha Saba Buana, hingga lingkungan kediaman Presiden. “Petugas ini dibekali dengan sapu lidi dan serok yang selalu mobile membersihkan sampah,” kata Hasta.

Hasta mengatakan tugas tim kebersihan telah rampung sejak Kamis pagi. Puluhan petugas DLH dikerahkan membersihkan kawasan Graha Saba Buana seusai digunakan sebagai lokasi resepsi pernikahan putri Presiden pada Rabu. (Baca: Sehari, DLH Pasok 40.000 Liter Air ke Toilet Portabel saat Pernikahan Kahiyang-Bobby)

“Tadi malam [Rabu] kami kerja membersihkan area jalan-jalan sampai pukul 01.00 WIB. Kemudian dilanjutkan lagi tadi pagi di Graha Saba buana,” katanya.

Salah satu petugas kebersihan DLH, Lilik Rusdiyono, mengaku senang ikut terlibat dalam tim kebersihan acara hajatan Presiden mantu. Ia bersama petugas kebersihan lain diterjunkan Pemkot khusus selama prosesi pernikahan putri Jokowi.

“Senang bisa ketemu dengan pejabat-pejabat negara,” katanya.

Hal senada disampaikan petugas kebersihan lain, Yatno. Keterlibatannya dalam tim kebersihan hajatan Presiden ini untuk kali kedua. Sebelumnya dirinya juga masuk tim kebersihan saat pernikahan putra sulung Presiden, Gibran Rakabuming Raka, dengan Selvi Ananda pada 2015 lalu.

Kini dia dilibatkan kembali dalam tim kebersihan hajatan Presiden mantu. “Lelah memang. Lelah, tapi senang karena bisa ketemu banyak menteri-menteri,” katanya.

Dia mengatakan selain sisa dekorasi dan makanan, sampah paling banyak ditemukan di jalanan adalah botol bekas air air mineral dan plastik makanan ringan. Sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian ditempatkan di truk yang disediakan DLH untuk selanjutnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Mojosongo.

lowongan pekerjaan
PT.BPR DANA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…