Ilustrasi Whatsapp (The Truth Spy) Ilustrasi Whatsapp (The Truth Spy)
Kamis, 9 November 2017 12:30 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Internet Share :

Ini Pertimbangan Kominfo Batal Blokir Whatsapp

Kominfo batal memblokir Whatsapp karena perusahaan telah mengindahkan permintaan yang disampaikan oleh Kominfo.

Solopos.com, JAKARTA – Whatsapp beberapa hari lalu heboh menampilkan gambar pornografi yang dikhawatirkan dapat diakses oleh anak-anak. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bergerak cepat untuk menangani masalah itu.

Dirjen Aplikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan telah memberikan notice atau peringatan kepada perusahaan untuk melakukan take down konten yang dinilai tak pantas itu.

Peringatan pertama dilayangkan Kominfo pada Minggu (5/11/2017) malam. Kemudian Kominfo kembali memberikan peringatan kepada Facebook pada Senin (6/11/2017) dini hari dan pagi. Tak hanya itu, Kominfo juga mengancam akan memblokir WhatsApp jika perusahaan tak segera memberikan tindakan hingga batas terakhir yang diberikan, yakni Rabu (8/11/2017).

Hari ini atau Rabu, akhirnya Kominfo batal memblokir Whatsapp karena perusahaan telah mengindahkan permintaan yang disampaikan oleh Kominfo.

“Akhirnya kami terhubung dengan Tenor, dihubungkan dengan Whatsapp. Tenor sudah mengupayakan apa yang kita minta,” kata Dirjen Aplikasi Informatika, Kominfo Semuel Abrijani di Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Tak sampai 2×24 jam Tenor merespons peringatan dari Kominfo dan menerapkan fitur konten untuk membersihkan konten pornografi yang diakses pengguna Whatsapp di Indonesia. Alhasil Tenor tak akan diblokir oleh Kominfo. Kini pengguna Whatsapp tak lagi bisa mengakses konten GIF pornografi melalui Tenor yang terhubung ke Whatsapp.

“Batasan itu sudah tidak berlaku lagi. Untuk aplikasi Tenor yang tersambung ke WhatsApp, jika cari dengan kata kunci terkait pornografi [di Indonesia] sudah tidak bisa diakses,” terang Semuel.

lowongan pekerjaan
PT.Astra International tbk, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…