Salah satu kelompok peserta Lomba Cerdas Cermat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang diselenggarakan Pemkot Madiun di Kecamatan Kartoharjo, Senin-Rabu (6-8/11/2017). (Istimewa/Pemkab Madiun) Salah satu kelompok peserta Lomba Cerdas Cermat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang diselenggarakan Pemkot Madiun di Kecamatan Kartoharjo, Senin-Rabu (6-8/11/2017). (Istimewa/Pemkab Madiun)
Kamis, 9 November 2017 11:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com/* Madiun Share :

Ini Daftar Pemenang Lomba Cerdas Cermat LLAJ Kota Madiun

Sebanyak 453 pelajar ikuti lomba cerdas cermat Pemkot Madiun.

Solopos.com, MADIUN — Sebanyak 453 pelajar SD, SLTP, dan SLTA se-Kota Madiun mengikuti Lomba Cerdas Cermat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Lomba ini sekaligus untuk mengampanyekan tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.

Lomba diselenggarakan Senin-Rabu (6-8/11/2017) di Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Materi lomba yang diselenggarakan Pemkot Madiun itu menyangkut UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan dan pemahaman tentang rambu lalu lintas, marka jalan, serta alat pemberi isyarat lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Ansar Rasidi, mengatakan penanaman kedisiplinan dalam berlalu lintas dan angkutan jalan yang diajarkan melalui cerdas cermat agar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dia menuturkan saat ini masih banyak ditemui pelanggaran di jalan raya yang dilakukan pelajar. Banyak pengguna jalan yang merupakan pelajar tidak memiliki surat izin mengemudi.

Selain itu, juga banyak pelajar memodifikasi sepeda motor dan kebut-kebutan di jalan raya.

“Sehingga dengan pengetahuan ini diharapkan pelajar Kota Madiun mempunyai dan menerapkan nilai-nilai disiplin dalam berlalu lintas, sehingga bila ketika masih anak-anak sudah diterapkan dewasa tinggal meneruskan apa yang sudah diajarkan dari kecil,” kata dia dalam siaran pers, Rabu.

Ansar mengingatkan pelajar yang telah mengikuti cerdas cermat  supaya dapat memahami materi yang didapat pada lomba ini. Dari hasil lomba cerdas cermat ini didapat hasil yaitu tingkat SD/MI juara satu yaitu MIN Manisrejo dengan mendapatkan uang pembinaan senilai Rp2,6 juta, juara II SDN 1 Pandean mendapatkan uang pembinaan Rp2 juta, dan juara III SDN Kanigoro 1 dan 2 mendapatkan uang pembinaan Rp1,6 juta.

Tingkat SMP/MTs untuk juara I diraih SMPN4 Madiun memperoleh uang pembinaan Rp4 juta, juara II diperoleh MTsN Kota Madiun mendapat uang pembinaan Rp3,5 juta, dan juara III diperoleh SMPN 1 Madiun mendapatkan uang pembinaan Rp3 juta.

Untuk tingkat SMA/SMK/MA yaitu juara I SMAN 3 Madiun mendapatkan uang pembinaan Rp4 juta, juara II diraih SMAN 5 Madiun mendapatkan uang pembinaan Rp3,5 juta, dan juara III diraih MAN 2 Madiun mendapatkan uang tunai Rp3 juta.

“Untuk juara tingkat SMP dan SMA juga mendapatkan piala bergilir wali kota Madiun,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT.Astra International tbk, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…