Ilustrasi pohon tumbang (JIBI/Solopos/Dok) Ilustrasi pohon tumbang (JIBI/Solopos/Dok)
Kamis, 9 November 2017 20:35 WIB Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos Klaten Share :

Angin Kencang di Klaten Akibatkan 2 Rumah Tertimpa Pohon Tumbang

Dua rumah di Wonosari, Klaten, rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang.

Solopos.com, KLATEN — Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Klaten membuat sejumlah pohon tumbang, Kamis (9/11/2017) sore. Dua rumah rusak tertimpa pohon tumbang tersebut.

Dua rumah yang rusak masing-masing di Pakiswetan, Wonosari, dan Krompakan, Cawas. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten hingga pukul 16.30 WIB, pohon tumbang terjadi di tiga wilayah.

Satu pohon tumbang menghalangi ruas jalan Karangdowo-Solo wilayah Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo. Di wilayah Pakis Wetan, Kecamatan Wonosari, satu unit rumah tertimpa pohon.

Pohon tumbang juga terjadi di wilayah Desa Bogor dan Tlingsing, Kecamatan Cawas. Pohon-pohon tumbang itu sudah disingkirkan sukarelawan dibantu TNI dan polri.

Camat Cawas, M. Nasir, mengatakan hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Cawas sekitar pukul 14.30 WIB. Tiga pohon di wilayah Dukuh Pulo, Desa Bogor, tumbang dan menghalangi jalan di tepi tanggul sungai.

Satu unit rumah juga tertimpa pohon di wilayah Dukuh Krompakan. “Pohon tumbang mengenai teras rumah serta bengkel di sampingnya. Pohon juga memutuskan arus listrik,” kata Nasir saat dihubungi Solopos.com, Kamis sore.

Nasir menjelaskan seluruh pohon yang tumbang sudah disingkirkan warga dibantu sukarelawan, TNI, serta Polri. Ia mengatakan tak ada korban luka serta korban jiwa dari peristiwa tersebut.

“Kami langsung menghubungi PLN untuk memperbaiki aliran listrik yang terputus. Saat ini semua sudah tertangani,” katanya.

Kepala BPBD Klaten, Bambang Giyanto, mengatakan mewanti-wanti warga agar memangkas pohon yang tinggi serta rapuh terutama di tepi jalan. Hal itu agar tak membahayakan terutama warga yang melintas.

“Antisipasinya yang jelas harus waspada terutama jika hujan jangan berteduh di bawah pohon apalagi mengaktifkan ponsel. Jangan membuang sampah sembarangan terutama ke sungai atau drainase yang menyebabkan banjir,” ungkapnya.

lowongan pekerjaan
PT.BPR DANA UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Menduniakan Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (28/10). Esai ini karya Vilya Lakstian Catra Mulia, dosen Linguistik di Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah vilyalakstian@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Perkembangan dunia saat…